Ternyata Ini Sejarah Ban Berwarna Hitam

datariau.com
1.097 view
Ternyata Ini Sejarah Ban Berwarna Hitam
Ilustrasi (Foto: Olxnews)

DATARIAU.COM - Pernah kepikiran nggak kenapa ban kendaraan warnanya hitam, kenapa nggak biru, kuning, atau warna-warni?

Pada tahun 1895, ban yang terbuat dari bahan karet pertama kali ditemukan dan warnanya putih seperti getah karet.

Sebelumnya, kendaraan menggunakan ban yang terbuat dari besi, bisa kebayang kalau sampai melindas polisi tidur.

"Ban kendaraan pertama kali dari yang saya tahu itu terbuat dari besi, bukan karet seperti sekarang," ujar R Gatot Nugroho Purnomo Ardi Supardi, selaku Commercial Dept Head Planet Ban, dikutip GridOto.com, Selasa (31/8/2021).

Yang dimaksud ban warna putih bukan hanya sidewallnya saja seperti ban whitewall yang kerap terlihat di mobil klasik, tapi seluruhnya berwarna putih kayak kecebur cat.

Pada saat itu, ban ditambahkan zat seng oksida yang membuat karet ban semakin kuat sekaligus bikin warna ban makin putih dan terang.

Penambahan karbon yang membuat ban jadi hitam ternyata dimulai sejak tahun 1900 ketika Binney & Smith (yang saat ini dikenal sebagai pembuat krayon Crayola) mulai menjual bahan pigmen carbon black kepada Goodrich Tire Company.

Namun tetap saja penggunaan karbon masih jarang dan mayoritas ban masih berwarna putih dengan seng oksida.

Gara-gara Perang Dunia I yang terjadi tahun 1914, seng oksida sangat diminati untuk pembuatan amunisi.

Karena itulah para pembuat ban mulai kesulitan mendapat seng oksida dan baru mulai banyak yang beralih menggunakan karbon.

"Ban bisa berwarna hitam itu karena di dalam ban terdapat tambahan zat carbon," kata Gatot.

Selain itu, karbon juga memiliki beberapa keunggulan dibandingkan formula lama.

Ban dengan karbon memiliki tekstur yang lebih kerasa dan memberikan daya cengkeram yang lebih baik.

Karbon juga melindungi karet dari kerusakan akibat sinar matahari yang membuat ban berwarna putih jadi retak.

Selain itu karena warna hitam juga mengurangi thermal spot pada ban yang bisa membuat ban meledak tiba-tiba karena kepanasan.

Hal ini dibuktikan dengan angka, jika tidak ada penambahan karbon ban mampu bertahan 8.046 km, ban dengan karbon bisa bertahan sekitar 40.000 km.

Bahkan kalau dilihat secara estetika, ban berwarna hitam akan bikin kotoran enggak terlalu kelihatan ketimbang warna putih.