Peningkatan Pembangunan dan Pelayanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau

Datariau.com
461 view
Peningkatan Pembangunan dan Pelayanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau

DATARIAU.COM - Pembangunan merupakan proses yang direncanakan untuk memperbaiki berbagai aspek kehidupan masyarakat agar menjadi lebih baik. Akan tetapi, pada sebagian masyarakat kecil pembangunan memiliki pengertian yang selalu diartikan sebagai perwujudan fisik. Bahkan pada masyarakat kecil, pembangunan mempunyai makna yang unik, seperti makna kata pembangunan yang sering kita temui di berbagai tempat yaitu papan peringatan di tepi jalan: hati-hati sedang ada pembangunan mall, jembatan, jalan raya, dan sebagainya. Ukuran fisik itu menjadi anggapan bahwa pembangunan di Indonesia saat ini telah membawa banyak perubahan, baik pada kawasan pedesaan maupun perkotaan. Jalan jalan lebar dan mulus telah dibangun, berbagai fasilitas public seperti rumah sakit, pendidikan PDAM, dan sebagainya. Tidak ketinggalan berbagai sarana dengan kemudahan yang berkembang seiring dengan kemajuan teknologi, khususnya dibidang informasi.

Oleh karena itu, pembangunan pada dasarnya tidak hanya persoalan fisik, penting untuk menyelaraskan makna pembangunan itu pada perspektif pertumbuhan kemajuan Negara. Pokok pikiran pembangunan tertuju pada cita cita keadilan social. Untuk itu, pembangunan butuh proses dan tahapan terukur. Tahapan itu harus dapat menyentuh berbagai bidang, yakni pertama, ekonomi sebagai ukuran kemakmuran materill, Kedua, adalah tahap kesejahteraan social, Ketiga, adalah tahapan keadilan social.

Pelayanan kesehatan adalah salah satu pembangunan nasional dalam bidang kesehatan, pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya. Sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara social dan ekonomis. Keberhasilan pembangunan kesehatan sangat ditentukan oleh upaya program program kesehatan dan sector kesehatan, serta kesinambungan dengan upaya yang telah dilaksanakan pada periode sebelumnya.

WHO (World Health Organization), rumah sakit adalah bagian bagian integral dari suatu organisasi social dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan paripurna (komprehensif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pencegahan penyakit (preverentif) kepada masyarakat. Rumah sakit juga merupakan pusat pelatihan bagi tenaga kesehatan dan pusat penelitian medic. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat.

Undang-Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit, fungsi rumah sakit:

1. Penyelenggaraan pelayanan pengobatan dan pemulihan kesehatan sesuai dengan standard pelayanan rumah sakit
2. Pemeliharaan dan peningkatan kesehatan perorangan melalui pelayanan kesehatan yang paripurna tingkat kedua dan ketiga sesuai kebutuhan medis
3. Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia dalam rangka peningkatan kemampuan dalam pemberian pelayanan kesehatan
4. Penyelenggaraan penelitian dan pengembangan serta pengaplikasian teknologi dalam bidang kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan dengan memperhatikan etika ilmu pengetahuan bidang kesehatan

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 340/ Menkes /Per /III/ 2010 rumah sakit dapat diklasifikasikan berdasarkan kepemilikan, jenis, pelayanan dan kelas:

1. Berdasarkan kepemilikan,Rumah sakit yang termasuk kedalam jenis ini adalah rumah sakit pemerintah (pusat, provinsi, dan kabupaten), rumah sakit BUMN (ABRI), dan rumah sakit yang modalnya dimiliki swasta (BUMS ataupun rumahsakit milik luar negri (PMA)

2. Berdasarkan jenis pelayanan. Yang termasuk kedalam jenis ini adalah rumah sakit umum, rumah sait jiwa, dan rumah sakit khusus (misalnya rumahsakit jantung, ibu dan anak, rumah sakit mata, dan lain lain)

3. Berdasarkan kelas:

- Rumah sakit umum kelas A, adalah rumah sakit umum yang mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medic spesialistik luas dan subspesialistik luas

- Rumah sakit umum kelas B, mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medic sekurang kurangnya sebelas spesialistik dan subspesialistik

- Rumah sakit umum kelas C, mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medic spesialistik dasar

- Rumah sakit umum adalah rumah sakit yang mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medic dasar

Provinsi Riau mempunyai rumah sakit umum daerah yang terletak di Kota Pekanbaru yaitu RSUD Arifin Achmad, yang merupakan rumah sakit kelas B pendidikan, yang mempunyai tugas dan fungsi mencakup upaya pelayanan kesehatan perorangan, pusat rujukan dan pembina rumah sakit kabupaten/kota se Provinsi Riau serta merupakan tempat pendidikan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau dan pendidikan kesehatan lainnya. Berdasarkan Peraturan Gubernur Riau Nomor 41 Tahun 2012, RSUD Arifin Achmad telah ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) . Peningkatan status menjadi Layanan Umum Daerah mewajibkan RSUD Arifin achmad untuk selalu meningkatkan standard pelayanan. Amanah tersebut telah diupayakan secara optimal, hal ini telah dibuktikan dengan beberapa penghargaan dan sertifikasi yang diterima oleh RSUD Arifin Achmad yaitu : Sertifikasi ISO 9001:2000 untuk Pelayanan Instalasi Rawat Darurat, Sertifikasi ISO 9001 : 2008 untuk Pelayanan Rawat Jalan, Sertifikasi ISO 9001 : 2008 untuk pelayanan Manajemen, dan sertifikasi Akreditas untuk 16 Pelayanan Tingkat Penuh.

Sertifikasi sitem manajemen mutu ISO 9001: 2008 adalah system manajemen yang memberikan jaminan bahwa proses proses didalamnya memenuhi kriteria mutu yang ditetapkan dan selalu melakukan tindakan perbaikan yang berkesinambungan untuk lebih focus kepada kepuasan pelanggan dan upaya agar tercapai manajemen mutu yang akuntabel, transparan, berkeadilan, dan memenuhi harapan masyarakat.

Visi RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau adalah “Rumah Sakit Pusat Rujukan Berdaya Saing Internasional”. Sedangkan misinya yaitu:

1. Menyelenggarakan fungsi pelayanan kesehatan sesuai dengan standard internasional dan menjadi pilihan utama masyarakat Riau
2. Menyelenggarakan rumah sakit Pendidikan dan Penelitian yang mandiri dan berinovasi tinggi
3. Menyelenggarakan peningkatan Sumber Daya Manusia yang professional berstandar internasional dan beretika
4. Mengembangkan pelayanan administrasi manajemen dan keuangan yang transparan dan akuntabel

Berdasarkan Visi dan Misi diatas, RSUD Arifin Achmad berusaha menjadi rumah sakit yang mampu memenuhi harapan masyarakat dan menjadi pilihan bantuan medis yang dapat diandalkan, agar mampu mempertahankan mental yang sehat dan kualiatas yang baik. Percepatan dan perbaikan kinerja Pelayanan diupayakan RSUD Arifin Achmad secara terus menerus ditingkatkan, melalui 3 pendekatan yang sinergis:

1. Pengembangan sarana dan prasarana
2. Pengembangan Sumber Daya Manusia
3. Perbaikan system manajemen kearah professional secara berkesinambungan melalui sertifikasi akreditasi

Melihat adanya beberapa fenomena yang sering terjadi di RSUD Arifin Achmad yaitu lama proses antrean di pendaftaran untuk poliklinik membuat masyarakat sedikit kewalahan dan merasa kurang puas dengan pelayanan yang diberikan. Dimana mengharuskan masyarakat untuk menunggu terlalu lama mengantri. Demi terciptanya peningkatan Pelayanan di RSUD Arifin Achmad, pihak rumah sakit menciptakan suatu inovasi pelayanan kesehatan dalam bentuk aplikasi yang dinamai MIRAI (Mobile Information System of RSUD Arifin Achmad) merupakan sebuah aplikasi yang dapat diunduh melalui ponsel android yang didalamnya terdapat layanan pendaftaran online. Aplikasi ini telah beroperasi dari tanggal 8 Maret 2019 hingga sekarang. Dan dikombinasikan dengan mesin APM (Anjungan Pendaftaran Mandiri).

Kirim berita, hak jawab, laporan: 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)