KAMPAR Datariau.com - Berbicara tentang inovator, banyak penjelasan yang dapat kita adopsi sebagai rekomendasi, dimana salah satunya menerangkan bahwa inovator adalah "Kemampuan seseorang dalam mendayagunakan kemampuan dan keahlian, untuk menghasilkan karya baru (inovasi) yang bermanfaat untuk orang lain atau orang banyak".
Belakangan ini jajaran Kepolisian termasuk Polres Kampar gencar membuat inovasi-inovasi baru terutama dalam bidang pelayanan publik, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang berurusan maupun dalam mendapatkan informasi yang diperlukan terkait layanan Polri kepada masyarakat.
Inovasi-Inovasi itu antara lain dibidang lalulintas yang pada awal bulan Februari ini telah melounching SIM Delivery Service (SIM Antar Alamat), Free Coaching atau Pelatihan Gratis serta Smoking Area atau Ruang Khusus untuk Merokok pada bagian pelayanan SIM.
Sebelumnya juga ada Aplikasi SIM OCU (Online, Cepat dan mUdah), dimana pemohon SIM bisa mendaftar dan mengisi formulir permohonan SIM secara online tanpa harus mengantri, sehingga memangkas waktu yang dibutuhkan saat mengurus SIM.
Baru-baru ini Polres Kampar juga melounching inovasi baru yaitu Program "Polres Kampar Terkini", yaitu program siaran tentang kegiatan-kegiatan di Polres Kampar, ungkap kasus serta informasi lainnya terkait kinerja Polres Kampar, yang ditayangkan melalui media sosial Facebook dan Instagram resmi Polres Kampar.
Sebelumnya Polres Kampar juga telah membentuk Tim Pemburu Karhutla untuk mengoptimalkan upaya pencegahan dan antisipasi penanganan karhutla dengan melaksanakan patroli darat rutin, patroli area perkebunan, patroli Migas, penyediaan peralatan khusus seperti truk, double cabin,motor trail dan drone.
Mengingat Kabupaten Kampar Sebagian besar meliputi area hutan dan perkebunan yang tentunya rentan terhadap Karlahut dan juga mewujudkan Riau Bebas Asap 2020 yang dicanangkan Kapolda Riau.
Selain itu, saat ini Polres Kampar tengah membangun sistim informasi berbasis digital, dimana cara kerja sistim ini adalah memberikan informasi terkait pelayanan publik yang ada di Polres Kampar melalui monitor atau telivisi, yang dipasang disetiap areal pelayanan publik seperti ruang pelayanan SIM, SKCK, SPKT dan Samsat.
Nantinya masyarakat yang butuh pelayanan publik di Polres Kampar tidak perlu lagi bertanya kepada petugas, karena dapat melihat langsung pada monitor atau televisi yang dipasang pada ruang pelayanan publik tersebut.
Dibalik peluncuran sejumlah inovasi ini tentu ada sosok Sang Inovator, selaku inisiator yang mengarahkan tentang program ini agar semuanya dapat terwujud menjadi kenyataan.
Siapa lagi sosok ini kalau bukan orang nomor satu di Polres Kampar yaitu AKBP Mohammad Kholid SIK, pria kelahiran Pemalang 19 Agustus 1978, lulusan Akpol tahun 2000.
Beliaulah orang dibelakang layar yang selalu memotivasi seluruh jajarannya, untuk terus berinovasi dalam tugas dan membuat terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan pelayanan Polri terhadap masyarakat.
AKBP Mohammad Kholid yang ramah, pintar dan suka bergaul tanpa pandang bulu ini punya pandangan luas untuk kemajuan Polri, belum 100 hari menjabat sebagai Kapolres Kampar beliau telah banyak membuat perubahan untuk kemajuan kesatuannya.
Mengawali tugas sebagai Pamapta, kemudian Panit Reskrim dan Kanit Narkoba di Poltabes Denpasar. Lulus disekolah PTIK Jakarta, beliau mendapat tugas sebagai Kapolsek Kwandang, Kasat Reskrim Polres Boalemo, Kanit Tipikor dan Kasubdit Tipikor Polda Gorontalo.
Kemudian beliau kembali melanjutkan sekolah sespimen di Lembang. Usai sekolah, Muhammad Kholid langsung ditugaskan sebagai Kasubdit Jatanras Polda Riau. Akhirnya, 25 November 2019 menjadi Kapolres Kampar Polda Riau.
Pria yang memiliki istri kelahiran Surabaya 1 November 1986 bernama Angela Naumi Kalesaran. Dari pernikahan mereka dianugerahi 2 orang putra bernama Raditya Pratama Putra Kholid (10 Tahun) dan Rahardan Atala Putra Kholid (7 Tahun).
Selain melahirkan inovasi-inovasi baru di Polres Kampar, beliau juga mengadopsi moto Kapolda Riau yaitu "Lari" yang mengandung makna bergerak cepat untuk meraih kesuksesan, "Kalau tidak Lari kita akan ketinggalan dan tergilas dengan kemajuan jaman", ungkapnya.
Satu harapan kami dan mungkin juga harapan masyarakat terhadapnya, "Teruslah Berkarya Sang Inovator untuk Memajukan Polri, agar Polri Semakin Dicintai Masyarakat".
(Penulis Mirdas Aditya) datariau.com