Penemuan Baru Penyebaran Virus Corona Membuat Rakyat Kian Merana

1.242 view
Penemuan Baru Penyebaran Virus Corona Membuat Rakyat Kian Merana
Foto: Ist
Sri Lestari, pemerhati masalah sosial kemasyarakatan.

DATARIAU.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (9/7/2020) merilis pedoman baru tentang penularan virus corona baru, yang mengakui laporan transmisi virus penyebab penyakit Covid-19 melalui udara.

Mengutip Reuters, dalam panduan terbarunya, WHO mengakui beberapa laporan wabah virus corona yang berkaitan dengan ruang ramai di dalam ruangan, yang menyebutkan kemungkinan transmisi aerosol.

 

Dalam keadaan tersebut, WHO menyarankan pekerja medis untuk melakukan prosedur, seperti mengenakan masker pernapasan N95 dan peralatan pelindung lainnya. Dengan catatan, di ruangan berventilasi memadai.

 

Dengan adanya temuan baru ini, pemerintah lebih serius untuk membuat langkah antisipasi untuk memutus mata rantai penularan virus dengan sebuah kebijakan yang tepat. Jangan diserahkan kepada individu-individu baik tenaga medis atau rakyat biasa untuk melakukan pencegahan secara mandiri.

 

Penemuan terbaru ini semakin membuat masyarakat gelisah. Bagaimana tidak,  harapan untuk hidup normal semakin jauh. Padahal dari segala sisi, efek dari pandemi ini semakin hari semakin menyesakkan dada. Ekonomi nyaris lumpuh. Pendidikan jarak jauh menyisakan seabrek masalah baru.

 

Ditambah lagi dengan pernyataan dari Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto bahwa sebagian besar kasus pasien positif virus corona (Covid-19) yang baru ditemukan saat ini kebanyakan berstatus sebagai orang tanpa gejala (OTG). Mereka banyak dari kalangan milenial. Yurianto menyatakan pasien dengan status OTG sama sekali tak merasakan keluhan dan tak merasakan sakit apapun meski sudah dinyatakan positif Covid-19. Terhadap OTG ini diharapkan agar melakukan karantina mandiri, sehingga tidak memberatkan rumah sakit.

 

Para OTG itu ditemukan berdasarkan pelacakan kasus secara aktif atau active case finding yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan, baik rumah sakit, klinik, maupun puskesmas.

 

Diketahui, jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia mengalami penambahan sebanyak 1.681 orang per Minggu (12/7). Sehingga, total pasien positif corona di Indonesia secara kumulatif mencapai 75.699 kasus. Dari total itu, sebanyak 35.638 orang dinyatakan sembuh dan 3.606 orang lainnya meninggal dunia.

Dengan ditemukannya pasien tanpa gejala ini dikhawatirkan akan mengakibatkan ledakan kasus baru pasien positif corona disaat new normal seperti saat ini. Orang Tanpa Gejala justru lebih berbahaya, tidak boleh dianggap sepele meskipun mereka tidak membebani rumah sakit. Karena dia tidak menyadari jika sudah terinveksi. Sehingga dia masih terus beraktivitas seperti layaknya orang sehat. Padahal dirinya membawa virus yang membahayakan bagi orang lain.

Hari ini, masyarakat menggantungkan harapannya kepada pemerintah. Karena layaknya memang demikian. Pemerintah (penguasa) adalah laksana junnah atau perisai, tempat dimana rakyat berlindung dari segala mara bahaya yang mengintai dirinya. Dibelakangnyalah rakyat mencari keamanan dan kenyamanan serta kesejahteraan dalam hidupnya. 

Dan Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban atas apa yang sudah dilakukan penguasa untuk meriayah atau melayani rakyatnya. Apakah sudah sesuai dengan perintah Allah ataukah tidak.(*)

 

Wallahu a'lam bishshowab. 

Penulis
: Sri Lestari
Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)