Seorang Warga Tidak Puas Hasil Lelang Proyek ADD di Desa Alim Inhu, Ini Alasannya..

datariau.com
1.952 view
Seorang Warga Tidak Puas Hasil Lelang Proyek ADD di Desa Alim Inhu, Ini Alasannya..
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Sesuai peraturan presiden nomor 54 tahun 2010 yang diganti Pemres nomor 70 tahun 2012, setiap kegiatan atau proyek yang menggunakan uang negara diatas nilai Rp200 juta lebih harus dan wajib dilelang dengan perserta maksimal 3 perusahan.

Proses lelang proyek di Desa Alim, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Inhu, dikeluhkan seorang warga, karena dinilai masih belum terbuka. Dimana, proyek yang dilelang yakni pengerasan badan jalan sepanjang 6040 kilometer yang dianggarkan melalui alokasi dana desa (ADD) tahun 2017 ini.

"Saat pelaksanaan lelang pada hari Selasa (4/7/2017) kemarin di aula kantor desa, panitia lelang desa Alim tidak terbuka terhadap peserta yang ikut lelang, harga penawaran peserta lelang tidak diumumkan, pemenang lelang langsung ditunjuk tanpa memperlihatakan penawaran peserta lelang masing-masing," kata seorang warga Edi, kepada datariau.com, Rabu (5/7/2017).

Edi yang merupakan warga Belilas ini menjelaskan, selaku masyarakat dirinya berharap kepada pihak penegak hukum dan Inspektorat untuk melakukan pengecekan kegiatan yang ada di desa Alim, mulai dari pelelangan hingga dimulainya kegiatan.

"Kita selaku masyarakat sangat menyesal dan kecewa dengan masih adanya rahasia dalam pelelangan, tidak seharusnya lagi hal seperti ini terjadi, apalagi tersebarnya isu oknum panitia lelang katanya terima fee 10 persen dari pemenang, informasi ini sangat meresahkan kami masyarakat dan harus dipastikan oleh aparat, bahwa isu itu tidak benar. Untuk itu kita sangat berharap pratek-pratek yang seperti ini dapat dihilangkan demi kemajuan daerah kita," pintanya.

Sementara itu Kaur Pembangunan Desa Alim, Aswan, yang juga panitia lelang saat ditanya mengenai peraturan lelang dan yang menang bukan penawaran yang terrendah, ia belum bersedia menjelaskan melalui seluler dan meminta wartawan ke kantornya esok hari.

"Kalau bapak pertanyakan itu silahkan saja bapak datang ke desa kami, nanti kami jelaskan," tutupnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)