Pengerasan Jalan TPU Teluk Erong Kampung Dagang Inhu Memprihatinkan

datariau.com
2.217 view
Pengerasan Jalan TPU Teluk Erong Kampung Dagang Inhu Memprihatinkan
Heri
Kondisi jalan yang tidak bisa dilalui dengan baik.

RENGAT,datariau.com - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perakakim) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2017 menganggarkan pembangunan peningkatan jalan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Teluk Erong Kelurahan Kampung Dagang Kecamatan Rengat.

 

Seiring berjalannya waktu, dalam pengerjaannya, jalan yang dianggarkan melalui APBD Perubahan Inhu tahun 2017 sebesar Rp148 juta tersebut setelah selesai dikerjakan namun belum bisa digunakan.

 

Jalan ini baru selesai dikerjakan pada akhir tahun 2017, namun baru beberapa hari selesai dikerjakan kondisinya sudah sangat parah bahkan nyaris tak bisa dilalui kendaraan bermotor.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh masyarakat setempat, Proyek Peningkatan Jalan TPU itu dianggarkan melalui Dinas Perakakim Inhu. Selain jalan itu diduga dikerjakan asal jadi, menurut informasi dengan kondisi seperti itu dana cair 100 persen.

 

Mengenai hal ini, Kepala Dinas Perakakim Inhu Ir Teguh Kriswanto saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/1/2018) mengatakan bahwa secara fisik pekerjaan tersebut selesai dikerjakan pada tahun 2017, dan pada saat PHO kondisinya baik.

 

"Namun karena kondisi cuaca (hujan) yang terjadi setiap hari sehingga tidak bisa dilakukan pemadatan secara sempurna," jelasnya.

 

"Hal ini mengakibatkan hasilnya tidak maksimal, namun demikian jika nanti musim panas akan minta kontraktor untuk menyelesaikan pemadatannya," lanjutnya.

 

Sementara itu, Kabid Indra T maupun PTK Nura dalam kegiatan peningkatan jalan TPU Teluk Erong Kelurahan Kampung Dagang belum dapat dimintai keterangan.

 

Pantauan datariau.com di lokasi, kondisi jalan sangat memprihatinkan, jangankan untuk lewat kendaraan roda empat atau dua, untuk berjalan kaki saja susah.

 

Diduga hancurnya jalan TPU itu bukan saja karena pemadatan yang kurang sempurna, tapi karena tanah krokos yang digunakan untuk pengerasan jalan tidak sesuai bestek, diduga banyak tanahnya ketimbang batu dan pasir, sehingga menyebabkan jalan berlumpur.

Penulis
: Heri
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)