Kanal Diduga Ditimbun PT Permata Surya Bahari, Warga Khawatir Jalan Lintas Rengat Terendam Banjir

datariau.com
4.948 view
Kanal Diduga Ditimbun PT Permata Surya Bahari, Warga Khawatir Jalan Lintas Rengat Terendam Banjir
Heri
Kanal alias saluran air yang ditimbun.

RENGAT, datariau.com - Parit atau kanal tepatnya di depan gudang Resebutor PT Permata Surya Bahari di jalan lintas Rengat-Pematang Reba ditimbun rata dengan aspal dan bila hujan lebat akan mengakibatkan banjir dan merendam pemukiman penduduk dan juga jalan aspal yang ada, pasalnya air tidak lagi mengalir sebagaimana mestinya.

"Di Kabupaten Inhu tergolong rawan banjir dan terjadinya banjir rata-rata disebabkan ulah manusia yang tidak bertanggujawab dan ingin menang sendiri, seperti timbunan di depan gudang milik PT PSB itu dapat menyebabkan banjir," sebut Dedi, warga setempat kepada datariau.com, kemarin.

"Kita berharap pemerintahan Kelurahan, camat dan Dinas PU dapat tegas dalam aturan memberikan IMB, jangan karena mendapat uang lalu tidak dipikirkan dampak dan akibat para pengusaha yang ingin membangun, karena sudah banyak contoh akibat mengkeluarkan IMB sembarangan tanpa ada tinjau ke lokasi dan akhirnya menyebabkan masyarakat menderita," sambungnya.

Pantauan dan informasi yang dirangkum datariau.com di lapangan, kanal selebar lebih kurang 5-6 meter yang sudah ada sejak dulu, kini kanal itu ditimbun diduga dilakukan PT Permata Surya Bahari (PSB) untuk jalan masuk ke gudangnya tempat menyimpan barang makanan dan lainnya. Bila hal ini dibiarkan dikhawatirkan akan berdampak banjir.

Pengawas PT PSB Aseng Cilek saat dijumpai di gudang jalan lintas Rengat-Pematang Reba menjawab pertanyaan wartawan dengan enteng dan menjelaskan akan membangun box culvert di kanal yang ditimbun itu jika memang diperlukan.

"Nanti akan kita buat box culvert kalau memang itu diperlukan," singkatnya.

Kepala Dinas PU Inhu Yelfidar MT saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan akan mengecek kondisi kanal tersebut serta menindaklanjuti keluhan warga.

"Kita akan segera suruh anggota nanti untuk mengeceknya, dulu sudah pernah kita sampaikan agar dipasang gorong-gorong atau box culvert," singkat Yelfidar.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Kanal
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)