Proyek IPAL Sebabkan Jalan Pekanbaru Rusak, DPRD Kritik Kontraktor

Datariau.com
487 view
Proyek IPAL Sebabkan Jalan Pekanbaru Rusak, DPRD Kritik Kontraktor

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Pasla menyoroti progres proyek pengerjaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di beberapa titik ruas jalan yang hingga saat ini belum juga tuntas.

Salah satu diantaranya adalah proyek IPAL yang berada di Jalan Rajawali. Pasalnya, seng pembatas ditemukan berserakan dan plat besi bertumpuk tak karuan. Bahkan, warga sempat menanam pohon pisang di tengah proyek sebagai ungkapan kekesalan mangkraknya pengerjaan yang membuat.



"Memang ada beberapa titik yang tersendat atau mangkrak. Proyek IPAL ini wajib dikerjakan sampai akhir 2022 instalasinya, untuk pengolahan secara keseluruhannya itu di tahun 2023. Ditahun 2023 diserahkan ke Pemko, dan Pemko membuat UPT (Unit Pelaksana Teknis) di bawah PUPR untuk mengoperasionalkan IPAL ini," kata Roni, Senin (7/6/2021).

Roni mengungkapkan bahwa Komisi IV DPRD Pekanbaru sempat melakukan kunjungan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) guna mempertanyakan terkait proyek IPAL tersebut.

"Dari Kementerian PU itu mereka menjelaskan bahwa proyek IPAL ini akan selesai di tahun 2023. Untuk instalasi air limbahnya sendiri akan selesainya di akhir tahun 2022. Maka, di tahun 2023 itu selesai untuk seluruhnya (sampai) limbah terakhir di Tenayan," jelasnya.

Proyek pengerjaan IPAL banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Pasalnya, pengerjaan IPAL memberikan dampak buruk bagi warga setempat. Seperti banyak usaha warga yang berada disekitar galian terpaksa tutup akibat akses masuk tertutup pengerjaan IPAL.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan banyaknya jalan yang tidak segera diaspal setelah selesai digali. Kemudian, arus lalu lintas yang tersendat akibat galian, dan material sisa pengerjaan yang memenuhi parit.

Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat tersebut, Roni meminta pihak kontraktor untuk dapat membuat sebuah papan pengumuman informasi di setiap ruas jalan sekitar pengerjaan galian IPAL.

Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui dan bisa mencari alternatif lain jika ingin melewati kawasan pengerjaan proyek IPAL.

"Kita minta pihak kontraktor untuk membuat papan pengumuman. Berapa luas untuk ruas jalan yang mereka kerjakan itu. Dan mereka wajib menyampaikan informasi ini, pengerjaannya mulai dari tanggal berapa sampai tanggal berapa," terangnya.

Politisi PAN ini berharap pembangunan IPAL ini agar dapat cepat diselesaikan. Hal ini mengingat tidak adanya masalah dalam segi anggaran dana yang telah dikucurkan dalam proyek IPAL tersebut.

"Pendanaannya tidak ada masalah, tidak terpengaruh refocusing juga," ujarnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)