SMM PANEL INDO

Prihatin Anak Sekolah Terus-terusan PJJ Karena Kabut Asap, Tekad Abidin Desak Pelaku Karhutla Ditindak Tegas

datariau.com
145 view
Prihatin Anak Sekolah Terus-terusan PJJ Karena Kabut Asap, Tekad Abidin Desak Pelaku Karhutla Ditindak Tegas
Foto: Endi
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin ST MEng.

PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin ST MEng, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi kabut asap yang semakin pekat menyelimuti Kota Pekanbaru. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada dunia pendidikan, dengan siswa yang harus mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kualitas udara yang tidak sehat.

Tekad Abidin berharap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatera dilakukan secara serius, terukur, dan berkelanjutan. Ia juga meminta aparat penegak hukum menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan.

“Tentunya dengan Kapolri baru kita berharap para pelaku pembakaran lahan khususnya di Pulau Sumatera dapat ditindak tegas, karena sudah sangat mengganggu kehidupan masyarakat,” kata Tekad Abidin, Kamis (8/10/2026).

Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan, penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten tanpa pandang bulu. Menurutnya, setiap pihak yang terbukti melakukan pembakaran maupun perusakan lingkungan harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia turut menyoroti kebakaran yang terjadi di lahan milik perusahaan. Menurut Tekad, pemeriksaan secara menyeluruh diperlukan untuk mengungkap penyebab kebakaran, memastikan tanggung jawab pihak terkait, serta mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

“Tentunya korporasi yang lahannya terbakar harus bertanggung jawab dan diusut tuntas apakah ada aktor intelektual pembakaran tersebut,” tegasnya.

Tekad menilai, penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan melalui pemadaman ketika kebakaran telah terjadi. Upaya pencegahan, pengawasan kawasan rawan kebakaran, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan juga perlu diperkuat agar persoalan kabut asap tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.

Di sisi lain, ia menaruh perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan di tengah kondisi udara yang tidak sehat. Penerapan PJJ menjadi langkah untuk mengurangi paparan kabut asap terhadap siswa, tetapi pelaksanaannya harus tetap memperhatikan kualitas proses belajar mengajar.

Tekad meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru bersama seluruh pihak sekolah mempersiapkan sistem pembelajaran jarak jauh secara optimal. Ia berharap kegiatan belajar dari rumah dapat berjalan efektif dan tidak mengurangi kesempatan siswa untuk memperoleh materi pembelajaran secara maksimal.

“Disdik serta sekolah mesti mempersiapkan proses PJJ yang optimal seperti belajar tatap muka di sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, pembelajaran jarak jauh membutuhkan kesiapan tenaga pendidik, metode pembelajaran yang sesuai, serta komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua. Guru diharapkan tetap memberikan materi, tugas, dan pendampingan kepada siswa secara terarah agar kegiatan belajar tidak sekadar berlangsung sebagai formalitas.

Tekad juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak selama mengikuti PJJ. Pengawasan di rumah diperlukan agar siswa tetap disiplin mengikuti jadwal belajar dan dapat memahami materi yang diberikan oleh guru.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)