Kenaikan APBD-P Bikin Guru Bernafas Lega, DPRD Pekanbaru: Terima Kasih Pj Walikota

datariau.com
1.143 view
Kenaikan APBD-P Bikin Guru Bernafas Lega, DPRD Pekanbaru: Terima Kasih Pj Walikota
Foto: Endi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE MM.

PEKANBARU, datariau.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2024 Kota Pekanbaru akhirnya rampung dievaluasi oleh Pemprov Riau dengan nilai yang ditetapkan sebesar Rp3,301 Triliun melalui sidang paripurna DPRD Pekanbaru pada awal September lalu.

Salah satu dampak terbesar dari penambahan ini adalah kembali terakomodasinya anggaran gaji dan insentif para guru di Pekanbaru.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE MM menyatakan bahwa kenaikan APBD-P sebesar Rp316 Miliar menjadi kabar baik bagi para guru se-Kota Pekanbaru.

Menurutnya, sebelumnya terjadi pengurangan anggaran sebesar Rp63 Miliar pada alokasi gaji guru SD dan SMP pada APBD murni 2024, sehingga sempat memicu keresahan.

Namun, dengan penyesuaian APBD-P, anggaran tersebut kembali dialokasikan, yang memungkinkan para guru bernapas lega.

"Dengan adanya evaluasi dari provinsi dan dukungan dari Pj Walikota Risnandar Mahiwa, kini gaji dan insentif guru di Pekanbaru kembali dijamin. Ini menunjukkan komitmen pemko terhadap kesejahteraan tenaga pendidik kita,” ujar Azwendi, Rabu (6/11/2024).

Azwendi mengungkapkan apresiasinya terhadap Pj Walikota yang berhasil mengakomodasi anggaran tersebut dalam perubahan APBD, serta menyebut Risnandar telah menunjukkan perhatian terhadap transparansi dan kebutuhan masyarakat.

Selain alokasi untuk gaji guru, kenaikan APBD-P ini juga diarahkan untuk berbagai kebutuhan infrastruktur, termasuk penanganan jalan rusak dan banjir yang menjadi prioritas Pemko.

Kenaikan APBD-P 2024 ini memang sebelumnya sempat menimbulkan pertanyaan di masyarakat dan kalangan DPRD.

Politisi Demokrat ini menambahkan, setelah koordinasi antara DPRD dan Pemko, diketahui bahwa anggaran tambahan ini dirancang untuk memastikan Pekanbaru tetap memberikan layanan publik yang optimal serta memenuhi kebutuhan utama masyarakat, khususnya para guru dan ASN.

Dengan adanya kepastian anggaran ini, Azwendi berharap ke depan tidak ada lagi penundaan gaji bagi guru dan ASN.

"Hak-hak guru dan ASN adalah prioritas yang harus dipenuhi. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, dan memastikan kesejahteraan mereka adalah kewajiban kita semua," jelas Azwendi. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)