Kebakaran Hebat di Panipahan Rohil, 8 Petak Rumah Rata dengan Tanah

2.608 view
Kebakaran Hebat di Panipahan Rohil, 8 Petak Rumah Rata dengan Tanah
Api saat melalap 8 petak rumah. (foto: samsul bahri/fb)
PENIPAHAN, datariau.com - Kembali terjadi kebakaran hebat di Penipahan, kali ini 8 petak rumah warga yang terbuat dari bahan kayu di Dusun Selatan, Kepenghuluan Penipahan Darat RT06 RW20, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (29/7/2015) pagi tadi terbakar.

Data sementara yang dikonfirmasi dari beberapa sumber, api berasal dari rumah kosong milik Marlan. Dengan begitu cepatnya dengan suasana terik panas begitu tinggi, maka sebanyak 8 rumah rata dengan tanah seketika dilalap si jago merah.

Kapolsek Pasir Limau Kapas AKP Wahariana dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa kebakaran rumah warga di Penipahan tersebut.

"Penyebabnya diduga akibat korsleting arus listrik yang berasal dari rumah saudara Marlan," kata Kapolres Rokan Hilir AKBP Subiantoro SH Sik melalui Kapolsek Pasir Limau Kapas AKP Wahariana.

Akibat kebakaran itu, kata Wahariana, rumah warga yang lain juga menjadi korban. Diantaranya rumah milik Ali, Safrizal, Athan, Andung Sangut, Itun, Shimai, Syarif dan Marlan. "Banyak harta benda tak bisa tertolong," katanya.

Kapolsek menjelaskan, kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah namun tidak menimbulkan korban jiwa dalam musibah kebakaran 8 pintu rumah itu. Untuk mengatasi merebak kobaran api, warga bahu membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

"Apalagi, saat ini dalam keadaan musim kemarau, air sangat susah," paparnya.

Sejam kemudian, akhirnya api dapat dikendalikan. Upaya pemadaman dilakukan oleh Anggota Babinsa DPP Serka Heri Kalman dan 6 orang anggota Polsek Panipahan DPP Aipda Syarifudin dengan di bantuan warga sekitar.

"Untuk saat ini permasalahan sedang di tangani dan di selidiki oleh pihak Polsek Panipahan," kata Wahariyana.

Menyikapi kejadian kebakaran itu, salah seorang warga Syarifuddin meminta pemerintah agar membangun bak air atau sumur bor di tiap kepenghuluan. "Tujuannya, untuk mengantipasi jika terjadi kebakaran, tidak terlalu banyak menjadi korban seperti saat ini," pintanya. (sam)


Tag:Kebakaran
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)