"Kita hari ini (Rabu--red) baru melakukan penyemprotan disinfektan ke lingkungan masyarakat desa. Terutama di lingkungan rumah masyarakat, masjid, mushalla dan fasilitas umum lainnya," kata Kepala Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Herman kepada
datariau.com, Rabu (1/4/20).
Penyemprotan disinfektan tersebut, kata Herman melibatkan sekitar 30 orang aparat desa dan bhabinkamtibmas desa. Mereka membantu menyemprotkan disenfektan secara masal ke titik rawan adanya virus seperti benda yang sering disentuh tangan.
"Saya juga meminta setiap dusun, agar ikut membantu menyemprotkan diwilayahnya masing-masing agar lebih optimal. Kalau tidak bisa diselesaikan hari ini, bisa disambung besok," ujarnya.
Meski dilakukan penyemprotan di lingkungan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, dia tetap mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan. Diikuti dengan anjuran dari pemerintah seperti berjarak antara satu sama lain (social distancing), dan mengurangi aktivitas tidak berkumpul.
Selain itu, menurutnya pakar kesehatan yang menganjurkan untuk berjemur beberapa menit dibawah terik matahari saat pukul 10.00 WIB pagi hari bisa juga dilakukan. Karena dipercaya mampu meredam penyebaran Virus Corona.
"Langkah-langkah pencegahan yang telah dianjurkan agar dapat dilakukan masyarakat. Terutama soal kebersihan, itu yang paling penting," pungkasnya.
Sementara Bidan Setempat Desa Lemang, Wiwin juga ikut berpartisipasi dalam penyemprotan disenfektan tersebut. Ia melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat agar ikut membantu menekan penyebab virus dengan duduk berdiam dirumah.
"Saya ingatkan warga yang baru pulang dari luar Meranti agar untuk tetap diam dirumah selama dua pekan (14 hari). Ditahan dulu untuk pergi ke tempat yang jauh. Dan yang terpenting selalu cuci tangan pakai sabun," tuturnya.(mad)