Satu Anak di Kecamatan Tampan Pekanbaru Meninggal Dunia Karena DBD

1.105 view
Satu Anak di Kecamatan Tampan Pekanbaru Meninggal Dunia Karena DBD
Ilustrasi.
PEKANBARU, datariau.com - Deman Berdaran Dangue (DBD) di Kota Pekanbaru telah memakan korban. Kali ini DBD menewaskan satu anak bernama Lala (2,5), warga Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru meninggal akibat terkena DBD.

"Kemarin saya mendapat laporan dari warga, telah meninggal satu anak akibat terkena DBD. Ini sangat kita sayangkan sekali kenapa sampai terjadi, akibat DBD bisa mengakibatkan meninggalnya satu anak," kata Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Gerindra, Zainal Arifin, Selasa (25/11/2014).

Zainal pun telah melakukan koordinasi bersama Diskes Kota Pekanbaru untuk dapat melakukan tindakan pencegahan agar tidak ada lagi korban yang jatuh akibat DBD.

"Saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat meningkatkan kebersihan, melakukan gerakan 3M adalah hal yang bisa menjadi pencegahan dini untuk menghindari datangnya DBD. Karena kita sangat prihatin atas musibah kemarin," tuturnya.

Kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, dalam hal ini Dinas Kesehatan diminta agar melakukan sosialisasi di tengah masyarakat berupa penyuluhan untuk antisipasi dini mencegah datangnya DBD.

"Ini dilakukan bisa saja di tingkat Diskes, dan tingkat puskesmas yang memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Serta memberikan bubuk abate agar bisa digunakan oleh masyarakat dalam membasmi jentik nyamuk DBD. Bahaya DBD perlu diingatkan kepada masyarakat dan harus dihindari," pungkasnya. (nar)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)