ROHIL, datariau.com - Anggota Komisi B DPRD Provinsi Riau Karmilasari S Kom MM didampingi Sekretaris Badan Koordinator Penyuluhan (Bakorluh) Provinsi Riau melakukan reses di Kepenghuluan Pematang Sikek Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Sabtu (27/12/2014).
Kedatangan Anggota DPRD Riau ini disambut hangat oleh masyarakat Rohil, khususnya warga Pematang Sikek. Dalam kesempatan ini, berbagai aspirasi masyarakat petani disampaikan dalam reses tersebut. Seperti irigasi, jalan usaha tani, dan pintu air.
Kebutuhan akan infrastruktur tersebut sangat dibutuhkan untuk peningkatan teknologi pertanian yang akhirnya meningkatkan produksi padi. Saat ini, Rokan Hilir hanya memiliki 12 ribuan hektar sawah dengan produksi rata-rata 3,5 ton/ha. Sementara dari kecamatan sentra produksi seperti Rimba Melintang, Kubu, Bangko dan Sinaboi hanya Kecamatan Rimba Melintang yang memiliki Intensitas Pertanaman 2 kali setahun, itupun hanya sekitar 400an hektar saja.
"Dibanding dengan jumlah penduduk Rohil termasuk rawan pangan. Alih fungsi lahan disebabkan oleh tingginya biaya produksi yang harus dikeluarkan akibat tidak memiliki irigasi teknis," kata masyarakat petani dalam menyampaikan aspirasi kepada Karmilasari dalam reses tersebut.
Ketua KTNA Rohil Alkahfi Sutikno menjelaskan, dirinya mengharapkan kepada Angota DPRD Provinsi Riau dapat memantu petani di Rohil ini. Khsusnya petani Pematang Sikek dan sekitarnya.
"Banyak petanian kita membutuhkan benih padi yang unggul dan serta pupuk dan racun. Semoga dengan kedatangan angota dewan ini bisa mencari selusinya, yaitu supaya petani tidak alihkan fungsi lahan taninya," katanya.
Karmilasari pun mendengar dan mencatat aspirasi dari masyarakat petani tersebut dan akan menindaklanjutinya di DPRD. Setelah acara pertemuan tatap muka dengan masyarakat, Karmilasari juga menyempatkan diri menanam padi perdana bersama Sekretaris Bakorluh, Patrianov dan didampingi Kepala UPTD BPP Rimba Melintang serta Ketua KTNA Rokan Hilir Alkahfi Sutikno.
Usai kegiatan resesnya, kepada wartawan, Karmilasari mengatakan bahwa dirinya berharap kepada seluruh petani Rohil dapat mempertahankan tanaman padinya dan jangan sampai melakukan alih fungsi lahan.
"Kami dari Anggota DPRD Propinsi Riau siap memantu apa yang menjadi kendala di pertanian Rohil ini. Kita mohon jangan alih fungsi lahan pertanian. Inilah salah satu lumbung padi kita yang ada. Selainya sudah ditanami kepala sawit," paparnya. (sam)