Komisi II Segera Panggil Kepala Dinas Pasar

916 view
Komisi II Segera Panggil Kepala Dinas Pasar
Fatullah.
PEKANBARU, datariau.com - Keluhan pedagang Pasar Lima Puluh soal Tempat Penampungan Sementara Pedagang (TPSP) beberapa waktu yang lalu semakin meruncing.

Persoalan ini berujung kepada pemanggilan Kepala Dinas Pasar (Dispas) Kota Pekanbaru. Rencananya, Komisi II DPRD akan memanggil Dispas terkait pembangunan TPSP yang dinilai tidak layak tersebut.

"Karena persolan TPS di pasar Lima Puluh belum menemui titik terang, maka untuk tindaklanjut keluhan pedagang, kita dari Komisi II akan melakukan pemanggilan terhadap Kepala Dispas untuk mempertanyakan kajian TPS yang dibangun itu," kata Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru H Fatullah, akhir pekan kemarin.

Pembangunan TPSP ini dinilai pedagang tidak layak dan tidak representatif. Pedagang mengaku bahwa TPSP yang ada di Pasar Lima Puluh saat ini hampir sama dengan kondisi WC umum karena hanya dibangun dengan ukuran 2X1,8 meter.

Selain itu, pedagang juga mengeluhkan soal kondisi lainnya seperti, TPSP yang tidak memiliki lantai dasar. Harusnya, dari dasar lantai dibuat ketinggian 20 cm. Bila tidak dibuat, TPSP yang mereka tempati akan digenangi oleh air, bila hujan turun.

Kepala Dispas Kota Pekanbaru Mahyuddin sebelumnya mengaku Persoalan TPSP di Pasar Limapuluh tidak ada persoalan ataupun masalah yang berarti. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan perwakilan pedagang dan menjelaskan persoalan TPSP yang dinilai tidak representatif tersebut. "Nggak ada masalah," singkatnya.

Dia memaparkan bahwa Anggaran untuk pembangunan 103 TPSP tersebut dikucurkan lewat APBD-P tahun 2015 sebesar Rp189 juta yang dikerjakan oleh salah satu rekanan pemenang tender.

Ditanya soal pemanggilan oleh Komisi II nantinya, Mahyuddin mengaku tidak takut dan siap menjelaskan pembangunan TPSP tersebut. Baik dari sistem perencanaan maupun kajiannya. "Kita siap jika dipanggil," singkatnya lagi.

Pernyataan dari Mahyuddin yang katanya sudah berdialog dengan perwakilan pedagang, dibantah oleh salah seorang pedagang dipasar Lima Puluh, Ineng. Dia menyebut bahwa pertemuan dengan Dispas beberapa waktu lalu hanya meminta Kepala Dispas untuk bersama-sama turun ke lapangan melihat kondisi lapak TPSP yang sedang dibangun saat ini.

"Kepala Dispas bohong. Persoalan ini belum selesai. Kemarin kami hanya ingin mengajak Kadis saja turun. Jadi belum masuk pada pokok persoalan keluhan dan permintaan kami, kami tidak setuju dibangun TPS kayak kadang ayam ini," cetusnya. (bir)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)