Camat Harus Proaktif Himbau Masyarakat Jemput e-KTP

1.359 view
Camat Harus Proaktif Himbau Masyarakat Jemput e-KTP
Anggota DPRD Kota Pekanbaru Fikri Wahyudi Hamdani SSos. (foto: riki)
PEKANBARU, datariau.com - Banyaknya e-KTP menumpuk di beberapa UPTD Dukcapil Kecamatan, dinilai karena belum maksimalnya sosialisasi kepada masyarakat untuk himbauan pengambilan e-KTP yang telah selesai dicetak.

"Kita menghimbau kepada pihak kecamatan agar dapat membantu pelayanan yang lebih proaktif dalam hal mengembalikannya ke masyarakat," ungkap Anggota DPRD Kota Pekanbaru Fikri Wahyudi Hamdani SSos saat dikonfirmasi datariau.com di ruang kerjanya, Senin (27/4/2015).

Menurut Politisi NasDem ini, pihak kecamatan seharusnya bisa menjalin koordinasi dengan pejabat daerah seperti halnya lurah, RW maupun RT untuk dapat memberitahu bahwa e-KTP saat ini banyak menumpuk.

Sebab, karena lambatnya proses percetakan, masyarakat tentu telah menurun minatnya untuk mengambil e-KTP dan lebih memilih tetap menggunakan KTP biru yang lama untuk keperluan identitas sehari-hari.

"Karena e-KTP sangat banyak fungsinya dalam kepengurusan, jika masyarakat belum mendapatkan e-KTP, ini akan menyulitkan mereka nantinya dalam mengurus sesuatu," ungkap Fikri.

Diketahui sebelumnya, tumpukan e-KTP yang sudah banyak terkumpul itu disebabkan oleh jenuhnya masyarakat yang sudah beberapa kali datang menanyakan kesiapan e-KTP tersebut. Namun karena alasan penangguhan dan belum optimalnya kesiapan administrasi tersebut membuat masyarakat membiarkannya begitu saja hingga sekarang.

"Banyak cara yang dapat dilakukan pihak kecamatan dalam menyikapi permasalahan ini, yang penting proaktif," katanya lagi.

Lebih lanjut, Fikri turut menghimbau kepada masyarakat bagi yang sudah merekam e-KTP agar segera mengambilnya di UPTD kecamatan. Mengingat banyaknya dokumen-dokumen lain yang diurus pihak kecamatan, dikhawatirkan e-KTP ini nantinya akan tertumpuk sehingga dimakan rayap, tikus dan lain sebagainya.

"Segera ambil, jangan sampai dibiarkan begitu saja. Takutnya hilang lagi dan prosesnya bertambah lama. Saya paham juga kondisi masyarakat yang sebelumnya sudah antusias untuk menanti e-KTP selesai dicetak, maka sekaranglah saatnya untuk mengambil, jangan dibiarkan berlarut," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, 2411 keping kartu tanda penduduk elektronik (Ktp-el) menumpuk di UPTD Kecamatan Marpoyan Damai. Hal ini karena kepingan KTP itu tidak diambil-ambil pemiliknya. Demikian disampaikan Kepala UPTD Disdukcapil Kecamatan Marpoyan Damai Kharirul Anhar, seperti dikutip dari riauterkini.com.

"Ya, sejak tahun 2011 hingga sekarang, ada 2411 keping KTP yang tidak diambil pemiliknya," jelas Khairul.

Disebutkannya, alasan utama KTP tidak kunjung diambil pemiliknya yakni si pemilik sudah pindah ke wilayah lain dan pemilik sudah meninggal. "Maka dari itu e-KTP tetap tertumpuk disini," ujarnya lagi.

Lanjut Khairul, dirinya juga mengatakan banyak berkas pembuatan KTP yang masuk sudah banyak yakni mencapai 17.992 berkas. Pihaknya tidak dapat melakukan percetakan karena pemerintah pusat telah menyetop percetakannya sejak Februari 2014 lalu.

"Maka dari itu kita berharap, pencetakan KTP dilimpahkan ke daerah," ujarnya.

Khairul menghimbau kepada seluruh warga Marpoyan Damai untuk segera melakukan pengambilan kartu tanda penduduk mereka. Sehingga penumpukan keping KTP ini bisa teratasi.

‎"Sosialisasi kita sudah sangat intens, tapi proaktif masyarakat kita minim, berdasarkan data bulan lalu hanya 74 warga yang mengambil KTP-nya," pungkasnya. (kur)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)