PEKANBARU, datariau.com - Atlet muda dari RBC, Satuan Khusus XTC Provinsi Riau Aris Laia, juara dalam pertandingan ajang Prestasi Atlet Tinju Riau Ewako Horas Boxing Competition 2024.
Event ini dilaksanakan Perkumpulan Sasana Tinju (PERSATU) Pekanbaru pada Sabtu 14 Desember 2024 di Hall Tinju Yon Arhanud 13/Pby.
Hadir dalam kegiatan ini Penjabat Walikota Pekanbaru Roni Rakhmat diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Hazli Fendriyanto SSTP MSi, Komandan Batalyon (Danyon) Arhanud 13/Pby Mayor Arh Bangun Bara KP SE MIP, Ketua Umum KONI Kota Pekanbaru M Yasir SH, serta Ketua PERSATU Pekanbaru Muhammad Yunus Pane MH.
Event perdana ini memperebutkan Piala Ketua PERSATU Pekanbaru Muhammad Yunus Pane dengan 25 partai pertandingan yang terdiri dari berbagai kategori: Elite Putra (7 partai), Elite Putri (2 partai), Youth (8 partai), dan Junior Putra (8 partai).
Sebanyak 50 atlet dari berbagai sasana tinju turut berpartisipasi, termasuk Ewako Horas BC, RBC, Satsus XTC Riau, Buaya Putih BC, Lakban BC, Hidayat BC, Alfa BC, dan lainnya.
Baca juga: XTC Riau Serentak Galang Dana Bantu Korban Gempa Palu
Atlet RBC Pelalawan mewakili organisasi Satuan Khusus XTC Provinsi Riau Aris Laia tampil baik dan membanggakan dari kemenangan melawan atlet dari ALFA Champ.
Komandan Satuan Khusus DPD XTC Provinsi Riau, Dikha Tanjung menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kompetisi ini yang dinilai mampu meningkatkan kualitas atlet yang ada di dalam organisasi XTC.
“Kegiatan ini adalah upaya nyata dalam pembinaan atlet tinju. Di RBC Pelalawan Riau yang dibetuk oleh organisasi kami Satuan Khusus XTC Provinsi Riau, berharap event ini bisa menjadi wadah bagi para anggota untuk melahirkan atlet yang berprestasi, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional maupun internasional,” ujar Dikha Tanjung kepada datariau.com melalui rilis.
Baca juga:
Resmi Menjabat Komandan Satuan Khusus DPD Riau, Dhika Tanjung: Alhamdulillah XTC Sudah Hijrah
Dia menambahkan, bahwa XTC Provinsi Riau terus melahirkan atlet muda bertalenta serta berprestasi serta mengarahkan kegiatan positif, menghapuskan pandangan dari stigma negatif yang ada di masalalu.
“Ini adalah langkah awal membangun prestasi anak muda di ajang tinju di dalam organisasi kami Satuan Khusus XTC Provinsi Riau agar lebih berprestasi,” pungkas Dikha Tanjung. (rls)