Kesbangpol Kuansing Lakukan Monev Lembaga Masyarakat: LSM dan Ormas Banyak Tumbuh Saat Momen Pemilu

datariau.com
1.154 view
Kesbangpol Kuansing Lakukan Monev Lembaga Masyarakat: LSM dan Ormas Banyak Tumbuh Saat Momen Pemilu

KUANSING, datariau.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kuantan Singingi melakukan Monitoring dan Evaluasi keberadaan Ormas, LSM dan yayasan pada Rabu 18 September 2024. Kegiatan ini sudah dimulai sejak 2 September lalu di setiap kecamatan.

Monitoring dan evaluasi terhadap Ormas, LSM dan Yayasan ini dikakukan dengan tujuan melakukan verifikasi faktual terhadap sekretariat, administrasi dan kegiatan serta pembinaan oleh Tim Terpadu dari Kesbangpol Kuansing.

Tim Terpadu Ormas Kesbangpol dipimpin oleh Dafriwanto SE (Kabid Politik) didampingi Sepli Imran (Analis Kebijakan) selanjutnya Abdullatip SSos (Analis Kebijakan), AIPDA Zulpendi SE (Kanit Intelkam Polsek Kuantan Tengah) SERKA Despi (Baintelkam Danramil 02 Kuantan Tengah), Muhammad Harris Fadillah Putra SH MH (Sie Intel Kejari Kuansing), Yusriandi SSos, Netri Yuliana, Iwi Pranata SIP MIP, Eldo Agusta SH dan Sintari Afrita (Staf Kesbangpol).

Monitoring dan evaluasi menyasar beberapa lembaga yang berdomisili di Teluk Kuantan Kecamatan Kuantan Tengah. Monitoring diawali dengan mengunjungi kantor Persatuan Jawa Kuansing (Perjasing) di Kelurahan Sei Jering, selanjutnya Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Yayasan Syafa'aturasul dan Yayasan Pendidikan Islam Tarbiyah.

Kepala Kesbangpol Kuansing, Muhjelan Arwan SH MH melalui Kabid Politik Dafriwanto SE mengatakan, temuan di lapangan masing-masing lembaga memiliki permasalahan tersendiri, ada konflik kepengurusan yang seharusnya diselesaikan secara internal oleh lembaga terkait.

Kemudian, Sepli Imran sebagai Pejabat Fungsional (Kasubbid Kelembagaan dan Orsospol) menguraikan hasil monitoring diantaranya pergantian kepengurusan tanpa memberi tahu ke Kesbangpol, konflik kepengurusan (KSB), sekretariat yang belum memenuhi syarat, kegiatan yang terhenti karena dana minim, kurang melakukan pembinaan terhadap anggota, Ormas/LSM/Yayasan lebih banyak tumbuh karena kepentingan tertentu sebagai contoh seperti akan pemilu dan lain sebagainya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)