Kalah Telak dari Vietnam 4 Goal Tanpa Balas, Fan Indonesia Rindukan Luis Milla

Ruslan
419 view
Kalah Telak dari Vietnam 4 Goal Tanpa Balas, Fan Indonesia Rindukan Luis Milla
Foto: Net

DATARIAU.COM - Kekalahan telak Timnas Indonesia dari Vietnam pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 membuat fan Indonesia kecewa. Mereka pun merindukan timnas Indonesia di era Luis Milla.

Fan Indonesia turun ke media sosial usai Timnas Indonesia dibantai 0-4 dari Vietnam pada pertandingan lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa (8/6) dini hari WIB.

Para suporter Merah Putih itu kecewa lantaran Timnas Indonesia tidak dengan bermain baik saat menghadapi Vietnam.

Mereka pun menilai permainan Timnas Indonesia era Luis Milla yang banyak memainkan permainan dari kaki ke kaki jauh lebih baik dibanding era Shin Tae Yong yang mengandalkan long pass.

"Kangen era Luis Milla," ucap salah satu fans Indonesia, Faisal Danny di akun twitternya.

Kangen Era Luis Milla ?

Faisal Danny P (@FaisalDannyP2) June 7, 2021

"Sebagai pemerhati bola aku akui permainan Timnas Indonesia terbaik saat dilatih Luis Milla," kata Andi M.

Sebagai pemerhati bola ku akui Permainan Timnas Indonesia terbaik saat dilatih Luis Milla

Retweet yang sependapat!

Menuju ??? lebih baik??'?

"Luis Milla jangan lupa, mainnya keren, Asian Games kita kalah nasib saja," ujar Ardy.

luis milla jgn lupa, mainnya keren, asian games kita kalah nasib aja

"Kalau misalnya timnas masih dilatih luis milla sampai sekarang mungkin Indonesia bisa mengimbangi team-team ASEAN.Membangun Timnas bukan sulap," kata Gold Star Julius.

Kalau misalnya timnas masih dilatih luis milla sampai sekarang mungkin Indonesia bisa mengimbangi team-team ASEAN..MEMBANGUN TIMNAS BUKAN SULAP

"Belum lagi kebijakan-kebijakan yang absurd dan berujung blunder. Udah enggak kehitung berapa kali itu mereka blunder. Yang paling parah ya pas memecat Luis Milla yang progresnya udah lumayan terlihat jelas. Perbaiki decision making, sederhana tapi sulit dalam prakteknya," kata Ghifa.

Belum lagi kebijakan-kebijakan yang absurd dan berujung blunder. Udah gak keitung berapa kali itu mereka blunder.

Yang paling parah ya pas memecat Luis Milla yang progresnya udah lumayan terlihat jelas.

Perbaiki decision making, sederhana tapi sulit dalam prakteknya.

Timnas Indonesia berada di posisi juru kunci klasemen Grup G dengan mengoleksi satu poin. Sebaliknya Vietnam kini kokoh di puncak klasemen dengan 14 poin.

Timnas Indonesia akan melakoni laga terakhir Grup G melawan Uni Emirat Arab di Stadion Zabeel, Dubai, 11 Juni mendatang. (*)

Sumber: cnnindonesia.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)