Evaluasi SWOT untuk UMKM di Indonesia dalam Era Digitalisasi: Lumpia Ayam Azura

datariau.com
1.381 view
Evaluasi SWOT untuk UMKM di Indonesia dalam Era Digitalisasi: Lumpia Ayam Azura
Foto: Rahma Maulida Erizal
Lumpia Ayam Azura.

PEKANBARU, datariau.com - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.

Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM menyumbang lebih dari 60% terhadap ProdukDomestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap lebih dari90% tenaga kerja di Indonesia.

Dengan kontribusi yang begitu besar, UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Namun, di era digitalisasi yang berkembang pesat, UMKM menghadapi tantangan yang lebih kompleks, persaingan bisnis semakin ketat, terutama dengan hadirnya berbagai platform digital yang memungkinkan pelaku usaha dari berbagai skala bersaing di pasar yang sama.

Digitalisasi menghadirkan peluang besar bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menuntut adaptasi terhadap teknologi, strategi pemasaran digital, serta pengelolaan bisnis yang lebih modern.

Salah satu UMKM yang bergerak di industri kuliner dan tengah beradaptasi dengan era digital adalah Lumpia Ayam Azura. Berdiri sejak tahun 2017, usaha ini berfokus pada produksi dan penjualan lumpia dengan berbagai varian rasa.

Dengan bahan baku premium dan kualitas yang terjaga, Lumpia Ayam Azura telah menarik banyak pelanggan setia. Namun, seperti UMKM lainnya, usaha ini menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam pemasaran digital dan strategi pertumbuhan.

Oleh karena itu, artikel ini akan menganalisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) untuk memahami kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman yang dihadapi Lumpia Ayam Azura dalam menghadapi era digitalisasi.

Profil Lumpia Ayam Azura


Lumpia Ayam Azura adalah usaha kuliner yang mengkhususkan diri dalam produksi lumpia dengan berbagai varian rasa.

Sejak berdiri pada tahun 2017, usaha ini telah menarik banyak pelanggan dengan citarasa khasnya. Produk utama yang dijual adalah lumpia dengan empat varian isi, yaitu:

❖ Ayam sayur
❖ Coklat
❖ Rendang
❖ Bihun bakso

Produk ini tersedia dalam dua kategori harga:

• Rp 25.000 per kotak untuk lumpia frozen
• Rp 35.000 per kotak untuk lumpia yang sudah digoreng

Setiap pekan, Lumpia Ayam Azura mampu memproduksi sekitar 7.000 hingga 10.000 pcs lumpia untuk memenuhi permintaan pelanggan.

Dengan kapasitas produksi yang besar, usaha ini memiliki potensi untuk terus berkembang. Namun, di sisi lain, tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku dan keterbatasan pemasaran digital masih menjadi hambatan dalam ekspansi bisnis ini.

Profil Pemilik: Lasmita


Lumpia Ayam Azura didirikan dan dikelola oleh Lasmita, seorang pengusaha yang memiliki minat besar dalam dunia kuliner.

Sejak awal, Lasmita selalu menekankan penggunaan bahan-bahan berkualitas tinggi untuk menghasilkan lumpia yang lezat dan sehat. Keberanian untuk berinovasi dan menjaga kualitas produk menjadi faktor utama yang membuat usahanya bertahan hingga saat ini.

Namun, seperti kebanyakan UMKM lainnya, Lasmita juga menghadapi tantangan dalam pemasaran digital. Menurutnya, keterbatasan peralatan seperti kamera yang kurang memadai membuatnya sulit menghasilkan konten promosi yang menarik.

Selain itu, jumlah pengikut media sosial yang masih rendah menjadi hambatan dalam meningkatkan eksposur merek di pasar online. Oleh karena itu, strategi digitalisasi dan pengembangan produk menjadi fokus utama dalam mengembangkan bisnisnya ke depan.

Strategi Pengembangan Bisnis


Dalam menghadapi berbagai tantangan di era digitalisasi, Lumpia Ayam Azura perlu menerapkan beberapa strategi pengembangan bisnis yang berfokus pada pemasaran digital, inovasi produk, dan efisiensi biaya produksi.

1. Optimalisasi Pemasaran Digital


Salah satu kendala utama yang dihadapi oleh Lumpia Ayam Azura adalah kurangnya keterampilan dan peralatan dalam pemasaran digital. Untuk meningkatkan eksposur merek, usaha ini dapat menerapkan strategi berikut:

a) Menggunakan media sosial secara lebih aktif

Membuat konten menarik seperti video pembuatan lumpia, testimoni pelanggan, dan promosi untuk meningkatkan daya tarik produk.

b) Berkolaborasi dengan influencer kuliner

Menggandeng food blogger dan influencer di Instagram dan TikTok untuk memperluas jangkauan pasar.

c) Memanfaatkan iklan berbayar

Menggunakan Facebook Ads dan Instagram Ads untuk meningkatkan visibilitas produk secara online.

d) Menjual produk di marketplace

Memanfaatkan platform seperti Shopee, Tokopedia, dan GrabFood untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.

2. Inovasi Produk Sesuai Tren


Untuk menarik lebih banyak pelanggan, Lumpia Ayam Azura dapat mengembangkan varian rasa baru yang sesuai dengan tren makanan saat ini.

a) Mengikuti tren makanan kekinian, seperti:

�" Lumpia pedas level
�" Lumpia keju mozzarella
�" Lumpia dengan saus khas Nusantara

b) Menawarkan paket bundling, seperti:

�" Paket keluarga dengan tambahan saus special
�" Paket mix lumpia dengan varian rasa berbedadalam satu kotak

c) Meningkatkan desain kemasan, agar lebih:

�" Modern dan menarik
�" Informatif dengan label komposisi dan carapenyajian yang lebih jelas

3. Efisiensi Biaya Produksi dan Manajemen Operasional


Fluktuasi harga bahan baku menjadi salah satu tantangan utama bagi Lumpia Ayam Azura. Untuk mengatasi hal ini, strategi berikut dapat diterapkan:

1) Mencari pemasok yang lebih stabil untuk mengurangi risiko kenaikan harga bahan baku.
2) Membeli bahan dalam jumlah besar agar mendapatkan harga lebih murah.
3) Mengoptimalkan proses produksi agar lebih efisien dan mengurangi pemborosan bahan baku.
4) Memanfaatkan teknologi dalam manajemen bisnis, seperti aplikasi pencatatan keuangan dan sistem manajemen stok.

Kesimpulan


Lumpia Ayam Azura merupakan salah satu UMKM yang memiliki potensi besar untuk berkembang di industrikuliner. Dengan keunggulan dalam kualitas bahan baku dan cita rasa yang khas, usaha ini telah menarik banyak pelanggan sejak berdiri pada tahun 2017.

Namun, tantangan dalam pemasaran digital, inovasi produk, dan fluktuasi harga bahan baku masih menjadi hambatan yang perlu diatasi.

Melalui analisis SWOT, strategi yang paling penting bagi Lumpia Ayam Azura saat ini adalah:

• Meningkatkan pemasaran digital
• Berinovasi dalam produk untuk mengikuti tren pasar
• Mengelola biaya produksi secara lebih efisien

Dengan menerapkan strategi yang tepat dan terus beradaptasi dengan perkembangan digital, Lumpia Ayam Azura dapat terus berkembang dan bersaing di pasar digital yang semakin kompetitif.***

References

- Memahami Analisis SWOT: Pengertian, Komponen, Faktor, Manfaat, Contoh & Cara Melakukannya 2025

- Apa Itu Analisis SWOT? Pengertian, Manfaat, dan Tujuannya

- Analisis SWOT dalam Bisnis: Pengertain, Komponen, Cara Melakukan dan Contoh - PPM School of Management

- https://ijespgjournal.org


- Analisis SWOT: Definisi, Metode Analisis, dan Contohnya - ITB Tuban

- Analisis SWOT: Arti dan cara menggunakannya - Kampus Kwik Kian Gie

- Pahami Analisis SWOT Perusahaan, Simak Contoh Ini!

- Analisis SWOT - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Disusun oleh:

Wanda Berliandes
Ela Juliyani
Rahma Maulida Erizal
Putri Fauzelly Mulia
Annisa Safitra

Pembimbing:
Linda hetri Suriyanti SE MAK AK CA

Penulis
: Rahma Maulida Erizal
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)