Waspada, Jalan Lintas Riau-Sumbar di Kampar Banyak Lubang

datariau.com
1.026 view
Waspada, Jalan Lintas Riau-Sumbar di Kampar Banyak Lubang
Foto: Riauterkini.com
DATARIAU.COM - Sejumlah pengendara mengaku kesal karena banyak lubang yang sengaja dibuat oleh pekerja jalan beberapa waktu lalu dan belum dilakukan penimbunan dan pengaspalan ulang mengancam keselamatan pengendara baik sepeda motor maupun mobil.

Salah satu titik yang paling berbahaya adalah di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, sekira 2 kilometer sebelum gerbang perbatasan antara Provinsi Riau dengan Sumbar.

Dari pantauan di ruas jalan nasional Riau-Sumbar, Selasa (1/1/2019), lubang yang menganga di sisi sebelah kiri arah dari Sumbar menuju Bangkinang kedalamannya sekira 25 centimeter dan lebar sekira 1 meter x 1 meter.

Lubang ini tampaknya memang sengaja dibuat untuk proses perbaikan jalan. Namun menurut pengendara, kondisi ini sudah lebih dari satu bulan dan dibiarkan menganga begitu saja tanpa mempertimbangkan aspek keselamatan pengendara.

"Kami lewat jalan itu kemarin pas malam-malam. Keluarga saya yang mobil kaget semua akibat dentuman di mobil kami yang terperosok masuk lubang. Saya benar-benar nggak melihat itu lubang," ujar Rasdianto (33), warga Kecamatan XIII Koto Kampar yang baru saja pulang berlibur dari Sumbar.

Ia merasa yakin telah banyak yang kecelakaan akibat lubang ini. "Ini sangat bahaya sekali apalagi bagi yang pakai motor. Sangat bahaya. Masa sih pemerintah membiarkan jalan begini. Padahal ini ramai yang menggunakan jalan," ucap pria yang akrab disapa Anto ini.

Lubang serupa juga banyak terdapat di sepanjang jalan dari perbatasan Riau hingga ke Desa Merangin Kecamatan Kuok.

Banyak sekali jalan yang dikelupas aspal bagian atasnya dan belum diaspal ulang. Salah seorang warga Kuok, Dewi (42) juga mengaku kesal dengan cara perbaikan jalan nasional di wilayah Kabupaten Kampar.

"Apa memang begitu ya cara kerjanya memperbaiki jalan. Udah lubang-lubang lalu ditinggal aja begitu. Ntah kapan aspalnya lagi," tutur Dewi. (*)
Editor
: Redaksi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)