Peristiwa ini diungkapkan oleh Sekretaris Camat, Masnawi ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/9/2019). Dia mendapatkan informasi, soal adanya peristiwa diduga seorang pria bunuh diri di kebun karet Ladang Kecil, Dusun III, Desa Telesung, pukul 06.00 wib pagi tadi.
"Kita dihubungi warga, dan Kasi Pelayanan, Ahmadi (di Kantor Camat Rangsang Pesisir) soal adanya warga bunuh diri. Pak Kasi mengetahuinya, karena kebetulan rumahnya berdekatan dilokasi kejadian," ungkap Masnawi.
Diakuinya, malam sebelum kejadian, Masnawi dan Camat Rangsang Pesisir sedang tidur di kantornya. Paginya, begitu dapat informasi, ia langsung bergegas turun menuju lokasi kejadian tersebut.
"Kita langsung kesana, masyarakat pun sudah banyak berdatangan untuk ikut menyaksikan. Memang terlihat korban sudah tergantung pada seutas tali dibawah pohon karet," ujar Masnawi lagi.
Tak lama ditempat kejadian, Ahmadi yang pertama kali memberitahukan soal kejadian itu kepada Sekcam Masnawi, langsung menghubungi pihak kepolisian. Terlebih juga kepada Bhabinkamtibmas setempat.
"Tadi ada bapaknya (orangtua korban) dilokasi kejadian. Tapi langsung pulang, mungkin dia merasa malu bahwa itu anaknya, dan ibunya menangis, jadi kita pun belum berani untuk menganggu untuk menanya soal anaknya," sebut Masnawi.
Herannya, Masnawi sempat berpikiran bahwa kematian Jun terdapat sedikit kejanggalan. Pasalnya, kaki korban yang tergantung pada seutas tali di pohon karet itu masih menyentuh diatas permukaan tanah.
"Penyebabnya kita belum tahu, kalau kita lihat korban memang tergantung tapi seolah-olah tewasnya tidak wajar. Biar pihak polisi saja yang mengungkapkannya," sebut Sekcam Rangsang Pesisir itu.Sementara Kapolsek Ransang Pesisir, Iptu Djonni R saat dikonfirmasi, Selasa (10/9/2019) membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, timnya sudah turun di tkp untuk melakukan penyelidikan.
"Saya sekarang lagi ada rapat di Polres. Tapi anggota saya sudah turun ke lokasi kejadian," katanya.(***)