Hal itu sebagaimana diungkapkan Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Meranti, Hendrizal didampingi Sekretaris KONI, Yusli SE dikantornya, Selasa (29/10/2019). Ia mengatakan, KONI masih fokus melakukan pembenahan secara masif ditubuh organisasi, sehingga semua rencana dan program kerja terstruktur dengan baik.
"Kita fokuskan untuk pembenahan KONI terlebih dahulu. Salah satunya penertiban administrasi intern kantor, karena tahun 2019 ini waktunya sangat singkat sekali," ujarnya.
Mengingat anggaran yang tidak memadai, lanjut Hendrizal, pembinaan cabang olahraga (cabor) akan sia-sia. Karena tidak akan memberikan hasil yang maksimal. Oleh karena itu, pihaknya akan lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia (sdm) di kepengurusan yang baru.
"Jika upaya ini memberikan hasil yang baik, akan menjadi dasar untuk perbaikan-perbaikan kinerja kedepan, dan ditahun 2020 baru kita fokus untuk pembinaan cabor," tutur Hendrizal.
Sementara program pembinaan terhadap cabor nantinya, untuk persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2021 di Kabupaten Kuansing. Semua kebutuhan cabor akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada.
"Kita maksimalkan pembinaan sesuai dengan kebutuhan pada cabor itu sendiri. Apakah nanti dengan memperbanyak turnamen, mengirim atlet latihan keluar, try out, dan sebagainya. Atau bahkan kita mendatang atlet dengan keperluan cabor dan sesuai kemampuan anggaran kita," ungkap pria yang akrab disapa Bocang itu.(***)