Staf Fraksi PAN Korban Jambret di Jalan Gelap Pekanbaru

datariau.com
947 view
Staf Fraksi PAN Korban Jambret di Jalan Gelap Pekanbaru
Ilustrasi. (Foto: int.)
Jalanan Kota Pekanbaru gelap.

PEKANBARU, datariau.com - Kondisi beberapa ruas jalanan Kota Pekanbaru yang gelap akibat lampu penerangan jalan umum tidak berfungsi kembali memakan korban, kali ini salah seorang staf Fraksi PAN DPRD kota Pekanbaru bernama Ari.

Kejadian itu berawal saat Ari bersama istri dari Eka Hospital mengecek kandungan, bertolak balik ke rumah, Senin kemarin sekitar pukul 20.30 dari rumah sakit menggunakan sepeda motor.

"Saat perjalanan pulang kami melewati Jl Melati tembus ke Jl Rajawali lalu mengarah ke Jl Tiga Dara yang tembusnya ke Jl SM Amin yang biasa dikenal Jl Arengka II," terang Ari.

Saat tiba di depan Royal Platinum, dua orang menggunakan motor matic langsung mepet motor Ari. Dengan bergerak cepat, orang yang duduk di belakang motor matic tersebut langsung menarik tali tas dan tangan istri Ari langsung sontak untuk melepas tarikan.

"Sempat juga pelaku menarik tangan istri Ari. Mereka salah kaprah, posisi tas (ransel) tersebut sebenarnya ada di depan perut Ari. Namun, posisi talinya tepat pas di tangan istri. Biasanya setiap jalan pulang Ari selalu meletakkan tas di depan perut biar istri tidak terlalu sempit duduk di belakang karena menggunakan sepeda motor Yamaha V-ixion," jelas Ari.

Tiba-tiba si pelaku yang mengendarai motor langsung menyenggol stang sebelah kanan dengan keras dan stang pun menghantam ke kiri dengan cepat dan akhirnya hilang kestabilan hingga motor terjatuh dan terseret ke aspal skitar 5 meter kedepan.

"Pada saat kejadian motor Ari dengan kecepatan rata-rata 30 km/jam, karena kalau gonceng istri gak pernah kencang-kencang, apalagi istri lagi hamil, sekitar pukul 21.00 kami terjatuh di TKP," jelasnya.

Pelaku pun sempat oleng ke kanan, namun masih mampu untuk menstabilkan motornya. "Ciri-ciri pelaku yang mengendarai motor badannya lumayan besar dan yang duduk di belakang berbadan kecil," pungkasnya. (rik)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)