Satreskrim Polresta Pekanbaru Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Anak Tiri, Pelaku Peragakan 12 Adegan

Datariau.com
429 view
Satreskrim Polresta Pekanbaru Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Anak Tiri, Pelaku Peragakan 12 Adegan

PEKANBARU, datariau.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru melakukan adegan rekontruksi pembunuhan sadis yang dilakukan seorang ayah berinisial AH (30) kepada Ani bayi perempuan tirinya berusia 1,5 tahun.


Dimana adegan rekontruksi tersebut berlangsung di sebuah rumah, tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Sidodadi, Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru, pada Kamis (13/8/2020).


Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya SIK, SH, MH., melalui Kasat Reskrim Kompol Awaludin SIK didampingi Kanit Buser Iptu M Aprino mengatakan kegiatan rekontruksi ini sudah lama ingin digelar oleh pihaknya dan rencananya di awal ada 10 adegan yang akan dilakukan rekontruksi pembunuhan sadis yang dilakukan ayah kepada anak tirinya yang masih bayi tersebut.


"Direncanakan ada 10 adegan rekontruksi, ternyata disepakati menjadi 12 adegan, karena dalam 1 adegan ada yang dipisah menjadi 2 adegan, agar kelihatan motif perencanaan pembunuhan tersebut," ujar Kompol Awaludin, kepada datariau.com


Dijelasinnya, bahwa dari hasil kegiatan rekontruksi tersebut, pihaknya melihat adanya motif perencanaannya untuk melakukan pembunuhan itu.


"Dari adegan ini, terlihat motif perencanaannya muncul, jadi nanti akan ada penambahan pasal terkait perencanaan itu sendiri, dimana dari hasil koordinasi dengan kejaksaan, pasal yang ditambahkan yaitu pasal 340," beber Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru sembari menutup percakapan wawancara.


Sebelumnya, pelaku AH tersebut berhasil diamankan di Pangkalan Kuras, Pelalawan pada Kamis (4/6) dengan diberi tindakan tegas terukur pada kedua kakinya karena melawan petugas.


Diketahui juga pelaku melakukan pembunuhan kepada Ani seorang bayi perempuan (anak tirinya, red) tersebut hanya alasan karena kesal mendengar tangisan sikorban, lalu pelaku nekad membunuh dengan membawa korban kekamar mandi dan memasukkannya kedalam bak yang berisi air dikamar mandi lalu menenggelamkan kepalanya.


Lalu korban bukannya diam malah semakin nangis dan membuat si pelaku nekad berbuat lebih keji dengan membenturkan kepala korban kedinding dan menginjak dada si korban hingga lemas tak berdaya, yang akhirnya menewaskan bayi mungil yang tidak berdosa tersebut. (rls)

Penulis
: Deni
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:Pekanbaru
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)