Warning: session_start(): open(/opt/alt/php84/var/lib/php/session/sess_03af721994c5eb4e8da650c944829385, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/u572801051/domains/datariau.com/public_html/koneksi.php on line 2

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /opt/alt/php84/var/lib/php/session) in /home/u572801051/domains/datariau.com/public_html/koneksi.php on line 2
Saham Emiten Teknologi Rontok, Wall Street Merah

Saham Emiten Teknologi Rontok, Wall Street Merah

Ruslan
608 view
Saham Emiten Teknologi Rontok, Wall Street Merah

JAKARTA, datariau.com - CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan ini (28/7/2018). Penyebabnya, saham-saham sektor teknologi yang berguguran.

Dow Jones Industrial Average turun 76,01 point atau 0,3% jadi 25.451,06, S&P 500 koreksi 18.62 point atau 0,66% menjadi 2.818,82 dan Nasdaq Composite anjlok 114.77 point atau 1,46% ke level 7.737,42.

Saham Twitter Inc anjlok 20,5% setelah perusahaan media sosial ini. melaporakan penurunan pengguna aktif bulanan, padahal analisis memprediksikan kenaikan pengguna aktif.

Saham Intel Corp koreksi 8,6% setelah kinerja produsen chip data center bisnis ini tidak sesuai estimasi, sementara saham rivalnya Advanced Micro Devices Inc naik 3,2%.

Indeks teknologi S&P 500 anjlok 2% dimana koreksi ini menjadi yang terdalam diantara sektor lainnya di bursa S&P 500. Saham Apple Inc turun 1,7%. Saham Microsoft Corp dan Alphabet Inc, yang sehari sebelumnya mengalami kenaikan, juga koreksi masing-masing 1,8% dan 2,5%.

Tekanan pada saham-saham sektor teknologi sudah terjadi sejak perdagangan Kamis (27/7/2018). Tekanan ini diawali dengan anjloknya saham Facebook Inc yang kinerjanya di bawah ekspektasi.

"Ada sedikit kekhawatiran pada saham sektor teknologi ini, ternyata mereka tidak terlalu kuat," ujar Tim Ghriskey, chief investment strategist Inverness Counsel di New York, seperti dikutip dari Reuters.

Selama sepekan ini, Nasdaq turun 1,06%, S&P naik 0,61%. Adapun Dow Jones, yang didukung perkembangan menjanjikan dari hubungan dagang Amerika Serikat (AS) dengan Uni Eropa menguat 1,57%.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: detik.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)