Ojek Online MAXIM Menjadi Usaha Sampingan Oleh Mahasiswa Untuk Menambah Uang Jajan

Datariau.com
1.385 view
Ojek Online MAXIM Menjadi Usaha Sampingan Oleh Mahasiswa Untuk Menambah Uang Jajan
Foto dok google

PEKANBARU, datariau.com - Revan (20) mungkin hanya satu dari banyaknya mahasiswa yang memiliki pekerjaan sampingan selama dia berkuliah. 


Namun, dia bisa menjadi salah satu contoh untuk mahasiswa yang lain yang tidak ingin memberatkan orang tua soal biaya kuliah dan uang jajan untuk kebutuhan sehari-harinya, terutama tugas yang harus dia selesaikan memujudkan ditengah kewajiban utama sebagai seorang mahasiswa agar mendapatkan gelar serjana.


Mahasiswa jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Riau, ini telah menggeluti profesi sebagai tukang ojol yang disebut Maxim atau layanan berbasis online sejak 2 bulan terakhir.


Sejak bergabung dengan maxim, Revan mampu menambah biaya yang dia butuhkan untuk keperluan sehari-hari sehingga dia bisa menghemat uang yang dikirimkan oleh orang tuanya. Supaya tidak mengganggu jadwal kuliah dengan narik penumpang, Revan pun harus pintar-pintar membagi waktunya.


Mahasiswa semester 8 ini mengaku, pendapatan dari menarik penumpang mencapai Rp 300.000 per bulannya. Dalam sehari, rata-rata pendapatan yang diperoleh sekitar Rp 70.000 an. Dikarenakan pendapatan uang yang lumayan sedikit aplikasi maxim ini termasuk baru juga dipekanbaru tidak seperti go-jek yang sudah lama ada dipekanbaru dan banyak yang menggunakannya sebagai customer.


"Akan tetapi saya tidak menyerah untuk terus mencari customer walaupun aplikasi maxim ini baru dipekanbaru," ujar Revan.


Revan mengaku kalau orangtuanya itu telah mengetahui dirinya bekerja sebagai tukang ojek online (maxim). Namun demikian, Revan tetap diingatkan agar kuliahnya itu tetap diutamakan. 


"Sudah tahu orangtua. Cuma bilang kuliahnya diutamkan gitu," paparnya. 

Penulis:  Andre Prayogi Mahasiswa  Fakultas Komunikasi Universitas  Islam Riau.

Penulis
: Andre
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Pekanbaru
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)