Kepergok Warga Tengah Berduaan, Pasangan di Bathin Solapan Disanksi Pergi dari Kampung

Datariau.com
564 view
Kepergok Warga Tengah Berduaan, Pasangan di Bathin Solapan Disanksi Pergi dari Kampung
Foto: Panji A. Syuhada
Kepergok Berduaan. (ilustrasi/net)

DURI, datariau.com - Kepergok warga tengah berduaan, pasangan diluar nikah di Kecamatan Bathin Solapan diberi sanksi kekeluargaan untuk angkat kaki dari kampung. 

Kejadian memilukan itu dirasakan oleh Rusmanto, bapak 2 anak asal Desa Sebangar Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis yang mesti menanggung pilu. 

Pasalnya, pasangannya SM (diinisialkan-red) yang merupakan warga Kecamatan Bathin Solapan ketahuan sedang berada serumah dengan laki-laki yang merupakan tetangga JL, Selasa (30/7) pukul 01.00 WIB dinihari. 

Kasusnya berawal sejak setengah tahun terakhir, kepala keluarga ini merasa dikhianati oleh sang istri bersama mantan pekerjanya itu di rumahnya sendiri, Jalan Gorontalo Desa Sebangar Kecamatan Bathin Solapan. 

Bahkan, sang istri juga telah menggugat Rusmanto untuk bercerai. " Dulu ditanya ada hubungan apa dengannya, begini begitu, rupanya malah ribut dan menggugat cerai, " kata Rusmanto, kesal.

Kasus perceraiannya pun tengah bergulir terhitung sejak 1 April 2019. " Akte cerainya belum keluar. Sidang sudah 6 kali, " sebutnya. 

Kekesalan Rusmanto terbukti, puncaknya, saat tengah malam itu. Rusmanto bersama warga memergoki pasangan diluar nikah itu tengah berduaan di rumahnya. Dia sendiri kini sudah tidak tinggal serumah sejak penggugatan tersebut.

" Aneh saja, tengah malam berduaan dirumah, ada apa. Ini jelas menjadi aib warga, " kata dia. 

Warga yang kesal hampir berbuat anarkis, beruntung kasus tersebut langsung ditangani oleh Pemerintah Desa dan Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (FKPM), malam itu juga. 

" Mereka sudah diamankan sementara. Jangan berada disini dulu, takutnya warga geram dan anarkis, " ungkap Rusmanto. 

Kendati demikian, dia meminta kedua pasangan diluar nikah itu agar angkat kaki dari kampung. Hal ini merupakan kejadian fatal baginya dan menjadi aib bagi masyarakat. " Demi membersihakn kampung dan nama baik, kami minta pergi dulu dari sini, " ujar Rusmanto. 

Rusmanto yang kesal, berniat akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum. " Statusnya belum ada akta cerai. Tapi bagaimanapun tetap kita upayakan jalur kekeluargaan dengan solusi pergi sementara dari kampung, kalau tak ada solusi lagi biarkan hukum yang menentukan, " tegasnya. 

Ketua FKPM setempat, Alamsyah Dedek yang memediasi kasus tersebut juga menyarankam solusi agar pergi sementara dari lingkungan. Ini untuk mengantisipasi amarah warga dan agar tidak terulangnya kejadian tersebut. 

" Hasil diskusi juga bersama kepala desa, pergilah kalian dulu dari kampung. Ini namanya sanksi kekeluargaan, demi membersihkan lingkungan dan mengantisipasi kejadian serupa, " papar Alamsyah Dedek kepada pasangan diluar nikah tersebut. (nji)

Penulis
: Panji A. Syuhada
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:Bengkalis
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)