Manager: Kami Ingin Semua Merasa Memiliki

Keluarga Besar Grand Suka Hotel Pekanbaru Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Abdul Kadir
1.838 view
Keluarga Besar Grand Suka Hotel Pekanbaru Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
Foto: Abdul Kadir
Penceramah saat memberikan siraman rohani dihadapan keluarga Besar Grand Suka Hotel Pekanbaru.
Pekanbaru, datariau.com - Keluarga Besar Grand Suka Hotel Pekanbaru bersama sejumlah pihak dalam rangka meningkatkan silaturahmi antar sesama menggelar Buka Puasa Bersama mengusung tema Bangkit Melangkah Meraih Kemenangan di Bulan Penuh Berkah.



Esti Novisera Hotel Manager Grand Suka Pekanbaru foto bersama manajemen 

Esti Novisera Hotel Manager Grand Suka Pekanbaru mengatakan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada semua pihak.

"Kami ingin semua merasa memiliki," katanya menjawab datariau.com saat ditemui disela-sela acara,  Jumat (17/5/2019).



Esti Novisera, Hotel Manager Grand Suka usai memberikan apresiasi pada The Best Employee Staf dan Daily Walker


Esti menuturkan, kegiatan buka puasa bersama sekaligus silaturahmi dengan seluruh karyawan bersama keluarga dan kerabat. Hal itu sengaja dilakukan untuk menyatukan dan memberi dukungan kepada semua manajemen terutama karyawan dalam melaksanakan tugas.

"Karena sebelum-sebelumnya belum pernah dibuat acara seperti ini. Saya komit dengan karyawan karena sebenarnya manajemen juga peduli. Kita juga memfasilitasi kegiatan seperti bertemu dengan keluarga berkumpul bersama next kita juga bisa bikin getring," tuturnya.



Esti Novisera Hotel Manager Grand Suka bersama keluarga 

Kami tidak ingin sambung Esti, ada karyawan yang berpikir manajemen tidak peduli dengan mereka. "Jadi ini adalah acara keluarga untuk semua dari kita untuk kita. Kita juga mengundang beberapa pihak diantaranya media. Dan terima kasih datariau.com telah berkenan hadir," papar Esti.

Esti menambahkan, pada umumnya tentu kita menginginkan kekompakan dalam mengelola operasional, bisa solid dengan banyaknya pembangunan hotel. Sehingga menyebabkan persaingan semakin ketat. 


"Kan berimbas secara langsung. Ibaratnya kuenya cuma satu loyang tapi yang merebutkan 10 jadi 15 yang 15 jadi 20 yah kuenya tetep aja satu loyang. Jadi kami benar-benar berharap karyawan itu lebih solid lebih kompaklah," tambahnya.



Penceramah

Esti berharap, kedepan karyawan serta semua pihak semakin menyatu dan berpartisipasi penuh demi kemajuan bersama.

"Saya ingin kita semua ikut merasa memiliki. Saya ingin mereka lebih care dengan perusahaan lebih peduli lebih ikut merasakan. Karena jatuh bangunnya perusahaan ini juga di tangan mereka. Semua saling berkaitan, seperti bagian officer, bagian kamar dengan si marketing itu kan saling simbiosis mutualisme. Jadi kalau misalnya ada satu aja yang cacat pasti semua merasakan imbasnya," pungkasnya.


Sebelum buka puasa bersama, Grand Suka Hotel juga mengundang penceramah untuk memberikan pencerahan mengenai kehidupan yang lebih baik. Dalam ceramah, Ustadz mengajak semua tamu untuk senantiasa memperbanyak membaca Al Quran agar hati semakin teguh dalam mendekatkan diri pada Tuhan.


"Ramadhan harus membawa berkah dan menjadikan manusia menjadi insan kamil," ajaknya.


Memasuki sesi tanya jawab datariau.com mengajukan pertanyaan mengenai pelaksanaan ibadah wajib terkait fenomena kesalahpahaman memahami makna ketika sang imam shalat menyebutkan lurus dan rapatkan shaf.


"Sebab terkadang ada orang yang berdiri terlalu melebarkan kaki karena ingin menempelkan kakinya dengan kaki teman sebelahnya padahal tak jarang orang merasa geli ketika kakinya tersentuh."

Pertanyaan tersebut langsung dijawab Ustadz dengan mengatakan, terkait perbedaan pendapat terutama saat berdiri shalat itu persoalan khilafiyah.

"Tapi terkadang ada juga orang yang sengaja mencari kaki orang sebelah padahal sudah berkali-kali dijauhkan tapi tetap saja dikejarnya sehingga tak jarang menimbulkan ketidaknyamanan dalam beribadah. Akibatnya karena selalu mencari kaki orang sebelahnya kakinya pun jadi melebar. Jangan sampai kaki Anda diinjak ya nanti orang kesal diinjaknya kakimu," jawab sang ustadz diikuti tawa pendengar.


Manajemen Hotel Grand Suka bersama wartawan datariau.com


Shalat itu, sebut ustadz harus mampu menjadi benteng dalam menjalankan kehidupan. 


Diyanto Marketing Hotel Grand Suka Hotel Pekanbaru sangat mengapresiasi kehadiran media terutama dengan kehadiran media online datariau.com. "Terima kasih yah sudah datang. Terima kasih sekali lagi," ucapnya. (Abd) 

Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)