Untuk sampai kesekolah, siswa dan siswi harus memutar puluhan kilometer, ada beberapa desa yang mereka lalui. "Mereka harus berputar puluhan kilo meter, untuk sampai ke sekolah, kalau hujan turun, anak tang pergi sekolah, harus melintas sebanyak 5 desa, yang teridiri dari desa utan panjang, desa genyeh, desa pangkalan nyirih, desa Pancur jaya, menuju desa dungun, sepanjang sekitar 30 kilo meter," kata Olai.
Selain Olai, hal yang sama disampaikan Suan, warga setempat, dirinya menceritakan, jalan dari Dungun, menuju Pacot memang sudah lama belum pernah di perbaiki.
Untuk itu dirinya sangat berharap kepada pemerintah Kabupaten Bengkalis, agar dapat membangun jalan tersebut pasalnya, jalan sobrantas menuju Pacot adalah urat nadi warga setempat. "Jalan ini sudah empat orang bupatinya, namun sampai sekarang belum dapat diperbaiki," kata Suan. (ndi)
-
Pendidikan
-
Pendidikan
-
Berita
-
Berita
-
Berita
-
Berita