MERANTI, datariau.com - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang terus berupaya meningkatkan pelayanan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang membuat paspor. Untuk itu, pelayanan mempermudahkan semua urusan, mulai dari administrasi hingga selesai pembuatan paspor jadi prioritas pihak Imigrasi.
Kepala Kantor Imigrasi
Kelas II TPI Selatpanjang, Maryana SSos mengatakan kenyamanan memang jadi prioritas dalam meningkatkan pelayanan pembuatan paspor kepada masyarakat. Dimana, masyarakat yang ingin membuat paspor langsung dimudahkan petugas customer service (cs) dengan menggunakan sistem daring (online).
"Langsung kita bantu aja mereka yang datang, melalui sistem online dalam pembuatan paspor. Ada cs yang akan membantu disitu (tempat pelayanan pembuatan paspor)," kata Maryana, saat ditemui diruang kerjanya, Jum'at (1/11/2019) lalu.
Dia mengakui, pembuatan paspor di Selatpanjang masih sangat stabil. Tidak kendala yang memungkinkan pelayanan menjadi terhambat. Apalagi di Imigrasi Selatpanjang mempunyai dua alat mesin cetak untuk mempermudahkan pencetakan paspor.
"Kita disini (Imigrasi Selatpanjang) masih aman kok, tidak seperti di kota-kota besar perlu pelayanan ekstra karena meningkatnya permintaan pembuatan paspor. Kita mempunyai dua alat mesin cetak, dan server ke pusat masih tetap stabil," kata Maryana.
Jikapun permasalahan ada, kata Maryana, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia. Sehingga sistem pelayanan tidak menganggu kepada masyarakat yang ingin membuat paspor.
"Kalau ada kendala, kita akan minta petunjuk pusat, sehingga kinerja di Imigrasi tetap terus maksimal," tuturnya.
Adapun masyarakat yang mengajukan dalam pembuatan paspor, lebih banyak melakukan kunjungan ke negara tujuan Malaysia, Singapura, dan untuk umroh ke Arab. Tiap harinya mencapai 30-40 paspor yang dibuat.
"Untuk berkunjung paling banyak ke negara Malaysia, sebab kita serumpun makanya banyak yang kesana," tambah Kepala Kantor Imigrasi Selatpanjang itu.(***)