MERANTI, datariau.com - Masyarakat Kepulauan Meranti, Riau digegerkan dengan penemuan mayat di perairan laut Selat Airhitam, perbatasan antara Desa Bantar dan Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat. Mayat diduga seorang lelaki paruh baya yang belum diketahui identitasnya.
Menurut keterangan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufik Lukman Nurhidayat SIK MH dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/4/20), mayat tanpa identitas itu ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan bernama Rauf (42) pada Minggu (12/4), pukul 22.00 WIB malam.
Warga Desa Bantar itu sedang memasang Gumbang (alat untuk menangkap ikan) diperairan Selat Airhitam.
"Dia (Rauf--red) sedang memasang jaring dimalam hari. Tanpa disadari disaat menurunkan jaring kedalam air, ia tiba-tiba melihat sesuatu yang aneh ternyata mayat yang terapung didekat tepi pohon bakau (tanaman yang tumbuh di wilayah payau perairan di pesisir). Karena melihat mayat, dia langsung bergesa melaporkan ke polisi," terangnya.
Setelah dilaporkan ke Polsek Rangsang Barat, Kapolsek Iptu Lubis SH MH bersama jajaran tim Reskrim bergerak ke TKP. Mayat langsung untuk dievakuasi petugas.
Mayat didapati dengan ciri-ciri tinggi badan 165 cm, berkumis, dan berjenggot. Saat ditemukan tidak mengenakan baju dan celana.
"Mayat sudah dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti untuk dilakukan visum et revertum. Hasil pemeriksaan sementara oleh tim medis tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka pada korban," tutur Lukman.(mad)