Baru Tiga Bulan Dibangun, Hotmix Jalan Simpang Riset Rohil Sudah Ditempel Sulam pakai Semen

datariau.com
1.371 view
Baru Tiga Bulan Dibangun, Hotmix Jalan Simpang Riset Rohil Sudah Ditempel Sulam pakai Semen
Kondisi jalan yang ditempel sulam pakai semen.

BAGANBATU, datariau.com -  Sebanyak empat titik yang rusak ditempel sulam dengan cara disemen (cor) di Hotmix Jalan Imam Mumandar (Simpang Riset) Kepenghuluan Bagan Batu dan Kelurahan Bahtera Makmur Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir.

 

Menurut warga setempat, Remon, mengatakan bahwa pembangunan Jalan Hotmix ini baru siap sekitar tiga bulan dan menelan biaya APBD Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2018 senilai Rp1.769.078.000.

"Namun belum sampai satu tahun, jalan hotmix Imam Mumandar sudah rusak. Anehnya lagi jalan ini ditempel sulam dengan cara dicor semen di bagian jalan yang rusak retak-retak," ungkapnya kepada datariau.com, kemarin.

Dalam hal ini masyarakat bertanya, kenapa jalan hotmix bisa ditempel sulam pakai semen, biasanya dalam pemiliharaan jalan yang baru diaspal ada pemiliharaanya, dan jika rusak jalan tersebut ditempel kembali dengan aspal.

"Tapi kali ini tidak, baru sekitar tiga bulan diaspal rusak ditempel sulam dengan semen, namun kita tak tahu, apakah lebih berkualitas cor semen dari pada aspal," pungkanya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua RT 04 Kepenghuluan Bagan Batu, Paidi kepada  Datariau.com, Kamis (14/2/2019) di rumahnya, menurut keterangan RT, pekerja yang menempel jalan itu masih orang sekitar dan tinggal di lingkungan tersebut.

"Saya ada dengar semalam itu, waktu singah di grosir dan pemilik grosir cerita  kepada saya bahwa ada yang komplen masalah tempel sulam semen ini," kata RT.

Lanjut RT, kalau masyarakat ini intinya yang penting jalan itu bagus.  Namun kinerja yang dilakukan saat ini tidaklah maksimal yang diharapkan masyarakat.

"Intinya aspal itu harus berkualitas, cuman dibandingkan dengan kerusakan tadi ya cuma disemen dan yang penting masyarakat sini bisa lewat dan bagus. Kita tidak tahu apakah sekarang ini kalau rusak harus disemen," ujarnya.

RT menjelaskan, jalan ini termasuk bagi dua, antar Kelurahan Bahtera Makmur Kota dan Kepenghuluan Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah. 

"Kalau tak salah 2019 akan dilanjutkan pengaspalan jalan tersebut. Tapi entah di awal atau pertengahan dan akhir akan dilanjutkan aspal, kita juga tidak tahu. Namun berharap akan segera ditindaklanjuti," harapnya.

RT juga mengakui bahwa mobil angkutan 30 ton sering melintas di Jalan Imam Mumandar, kemungkinan saja cepat rusak karena mobil bermuatan melebihi beban tonase. 

"Sebelum ini diaspal, udah sering mobil bermuatan melebihi beban tonase, sedangkan jalan hotmix ini hanya kapasitas tingkat kabupaten," pungkasnya. 

Terkait berita ini, tim datariau.com terus berupaya melakukan konfirmasi dinas tekait. (sul)

Penulis
: Samsul
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)