Atasi Abarasi Kades Sebauk Bangun Turap Dari Pohon Mangrove

Datariau.com
514 view
Atasi Abarasi Kades Sebauk Bangun Turap Dari Pohon Mangrove

BENGKALIS, datariau.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Sebauk Kecamatan Bengkalis, membuat turap pemecah ombak dari pohon mangrove. 


Hal itu dilakukan untuk mengatasi abrasi yang melanda di sepanjang pesisir pantai selat Bengkalis, yang ada di Desa Sebauk, Kecamatan Bengkalis. 


Panjang pantai Desa Sebauk, dari perbatasan Sebauk dengan sendrak, menuju ke perbatasan sebauk dengan Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis sekitar 2000 meter, sentara daerah yang terparah sekitar 700 meter. 


Kepala Desa Sebauk, Tamrin, yang ditemui awak media datariau. com, Rabu (13/5/2020) dirinya menyebutkan, untuk membuat turap pemecah ombak di pesisir pantai desa Sebauk, dirinya memanfaatkan  kayu yang ditanam oleh masyarakat tempatan.

"Kayu tersebut diambil dan beli dari warga setempat, yang memiliki lahan mangrove. Sebelumnya kelempok mangrove menanam nya, kita untuk mengatasi abrasi," kata Tamrin. 


Masih kata kepala desa, pemasangan turap pemecah ombak tersebut, dibuat di sepanjang pantai desa Sebauk, yang tempat rawan abrasi. Dengan adanya pemasangan turap dari pohon mangrove yang disusun, diharapkan abrasi yang melanda pantai desa Sebauk berkurang. 


Untuk turap pemecah ombak, yang dipasang oleh pemerintah Desa Sebauk, kurang lebih 20 meter dari bibir gua atau tebing. 

"Turap yang dipasang jaraknya dari pantai sekitar 20 meter, dengan tinggi sekitar 1 meter, kalau kita pasang terlalu jauh ketengah, takutnya saat air pasang besar, tenggelam, kalau dekat ombak bisa bertahan," jelas Tamrin. 


Dalam kesempatan itu juga dirinya sangat berharap kepada pemerintah, agar dapat juga memasang turap dengan batu berinjong. Pasalnya, kalau turap dari kayu, ketahannya diperkirakan sekitar 10 hingga 15 tahun saja.

 "Meski pun kami dari pemerintah Desa sudah melakukan pembuatan turap, kami juga sangat berharap kepada pemerintah pusat, agar dapat membangun turap yang permanen, sebab, dengan adanya turap yang permanen, abrasi tidak akan datang lagi," singkatnya. (ndi)

Penulis
: Riswandi
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:Bengkalis
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)