Angka Rujukan Pasien RSUD Meranti Menurun Signifikan

Rahmad
380 view
Angka Rujukan Pasien RSUD Meranti Menurun Signifikan
foto : Rahmad Santoso
Kasi Pelayanan Medik RSUD Kepulauan Meranti, dr Aisyah Bee.

MERANTI, datarau.com - Upaya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti dalam menekan rujukan pasien ke rumah sakit lain, akhirnya membuahkan hasil. Angka rujukan pasien terus menurun signifikan sejak tahun 2015 silam.

Direktur RSUD Kepulauan Meranti, dr Ria Sari melalui Kasi Pelayanan Medik, dr Aisyah Bee mengatakan, rata-rata pasien yang datang berobat ke RSUD Meranti bisa ditangani dengan baik. Hal itu dikarenakan, RSUD sudah memiliki tenaga medik profesional yang mampu menangani kasus penyakit pasien.

"Di rumah sakit kita lengkap, karena sudah ada fasilitas berupa 3 penunjang dan 4 dasar bedah. Alhamdulillah angka rujukan kita sangat menurun," ujar dr Aisyah Bee, Senin (18/11/2019).

Dirincikan dia, sebanyak 4 dasar bedah yang telah terpenuhi yakni, dokter spesialis penyakit dalam, spesialis anak, spesialis bedah, dan spesialis kandungan. Sedangkan sebanyak 3 penunjang antara lain, rehab medik, radiologi, dan laboratorium.

"Jadi kita sudah tidak pusing lagi, karena semuanya udah ada. Dispesialis bedah ada 2 orang, obgyn (spesialis kandungan dan bidan) ada 3 orang, spesialis penyakit dalam ada 2 orang, dan spesialis anak 2 orang . Sementara dipenunjang yaitu laboratorium ada 2 orang, radiologi ada 1 orang, dan rehab medik ada 1 orang," terang Aisyah Bee.

Apalagi saat ini, kata Aisyah Bee, RSUD sudah memiliki fasilitas berupa Computerized Thomography (CT) scan untuk mendiagnosis dan memonitor kondisi pasien. Alat tersebut sudah bisa dioperasionalkan untuk semua jaminan kesehatan.

"Bisa digunakan untuk pasien yang menggunakan semua jaminan baik jalur umum, Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS), maupun surat keterangan tidak mampu (SKTM). Jadi semuanya bisa ditangani," jelasnya.

Diakui Kasi Pelayanan Medik itu, CT scan itu sudah bisa dilakukan untuk semua kasus penyakit pasien. Tetapi kalau dari hasil CT Scan itu wajib dirujuk, tetap akan rujuk.

"Rujukannya dengan CT scan tersebut. Alhamdulillah dapat kita atasi sendiri oleh pihak RSUD. Sedangkan yang harus kita rujuk itu seperti adanya jenis penyakit dalam yang tidak ada fasilitasnya. Itu tetap wajib kita rujuk," kata dia.

RSUD Kepulauan Meranti, lanjutnya, tidak khawatir lagi soal penanganan berbagai kasus penyakit yang dialami pasien. Semua dokter spesialis yang direkrut akan mempermudah kinerja RSUD Kepulauan Meranti.

"Kami sangat bersyukur sama semua dokter spesialis yang mau membantu dan ingin bekerja di RSUD untuk masyarakat meranti. Jadi angka rujukan kita sangat menurun sejak tahun 2015 silam," tutur Dr Aisyah Bee.(mad)

Penulis
: Rahmad Santoso
Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com