Akibat Wabah Corona , Perekenomian Turun, Ini Tanggapan Bebrapa Pengusaha

Datariau.com
263 view
Akibat Wabah Corona , Perekenomian Turun,  Ini Tanggapan Bebrapa Pengusaha
Foto: net

DATARIAU.COM - Virus Corona tidak hanya berdampak kepada bahan pangan yang diimpor dari China, tetapi juga di berbagai sektor industri di Indonesia. Bank Indonesia sendiri bahkan mengkaji ulang proyeksi pertumbuha ekonomi  nasional tahun ini.


Bagi negara terdampak wabah virus corona ini, dari pemerintah sendiri pun harus mempehatikan masalah perlambatan ekonomi dan dampak terburuk yang bisa menghantam sektor keuangan.


Hampir semua industri di berbagai bidang mengalami dampak yang cukup besar dari wabah ini, salah satunya bagi pedagang rumahan yang satu ini. Wabah Covid-19 ini, memiliki dampak besar bagi pendapatan hariannya saat berjualan. Selengkapnya dalam video berikut ini.


Jumat (20/3/2020) telah ada 2 pasien positif terinfeksi virus corona yang bertempat di Perumahan aur kuning, Kelurahan Air dingin, selain itu pasien berjenis kelamin laki- laki ini juga positif corona, pasien tersebut sempat di rawat di Rumah Sakit Arifin Achmad pada tanggal 13 Maret 2020 yang lalu. Salah satu tim medis yang bekerja di rumah sakit mengatakan, pasien tersebut ada riwayat perjalanan ke Malaysia sekitar dua minggu lalu.


Masyarakat di Pekanbaru khawatir dengan penyebaran virus corona yang semakin pesat. Semenjak adanya virus corona  Masyarakat Pekanbaru lebih banyak melakukan aktivitas didalam rumah dan mereka juga menyetok sembako yang banyak sehingga mereka lebih memilih memasak sendiri agar lebih higient.


Rahmat salah satu pengusaha sawit mengatakan takutnya indonesia mengalami krisis ekonomi dari wabah virus covid-19 tersebut karena perekonomian sekarang lebih banyak pengeluaran dari pada pemasukan itu sendiri 


Pemerintah seakan diharapkan dilema antara upaya yang benar-benar fokus mengatasi virus corona dengan upaya menyelamatkan perekonomian.


Andre seorang pengusaha karet mengatakan bahwasannya kalau wabah corona ini tidak cepat berakhir kekhawatiran yang kuat pasti di alami setiap kita manusia apalagi kita ingin menyambut bulan suci ramadhan yang tak lama lagi 


Salah seorang pedagang ikan juga mengeluhkan sepinya pembeli. ''Biasanya jam segini sudah hampir habis ikan terjual. Kalau hari ini, belum sampai separuh yang laku, padahal sudah diturunkan harganya,'' kata seorang wanita penjual ikan air tawar.


Sebagai tanda dan kerja sama buat kebaikan kita bersama jangan keluar rumah apabila tidak ada urusan yang penting penting mendesak.


Penulis: Lego neng hayati, Mahasiwa universitas  islam riau fakultas ilmu komunikasi 

Penulis
: Lego
Editor
: Redaksi
Tag:Pekanbaru
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)