"Untuk itu, ikuti saja alurnya yang penting apapun yang kita lakukan adalah sesuatu yang benar menurut kita," kata Prof. Dr. Hj. Hasnah Faizah, AR. M.Hum saat memberikan materi di Seminar Nasional dihadapan peserta sempena Praktikum Sastra Ke-27 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Riau Pekanbaru, Sabtu (9/3/2019).
Percayalah, cobaan yang diterima adalah bentuk kasih sayang pencipta untuk hambanya agar tetap berharap pada-Nya. Allah adalah sebaik-baik tempat meminta, jangan putus asa dalam mengharap karunia-Nya.
"Karena apapun yang Anda lakukan pasti banyak rintangannya bahkan banyak diantara kita yang mendapat rintangan karena tidak mendapat dukungan dari keluarganya," papar guru besar Universitas Riau itu.

Keterangan Foto: Prof. Dr. Hj. Hasnah Faizah, AR. M.Hum.
Sebanyak apapun rintangan, sebut Dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia itu teruslah melangkah jangan pernah berhenti. Gapailah harapan sesuai dengan yang diinginkan Tuhan pasti mendengar dan menyaksikan segala usaha yang Anda lakukan.
"Kok bisa ya saya seperti ini ya, kok bisa ya jadi guru besar, saya juga tidak pernah terbayang akan jadi seperti ini. Tapi ikuti saja alur-alurnya," kenangnya.
Lebih jauh Koordinator MKWU itu menjelaskan, banyak diantara manusia yang mendapat cobaan bahkan rintangan kala mengambil keputusan penting dalam hidupnya. Seperti masalah agama.
"Ada seseorang diantara kita disini yang baru saja masuk agama Islam namun ditentang habis-habisan oleh keluarganya tapi Ia tetap kokoh dengan keputusannya," terang Prof Hasnah mengisahkan.
Ini adalah contoh sikap komitmen dalam menjalani kehidupan setelah meyakini satu hal dan terus menjalani hal yang diyakini tersebut meski mendapat penolakan dari berbagai arah.

Keterangan: Suasana Seminar Nasional di Universitas Riau
"Seluruh anggota keluarganya menentang sikapnya itu, tapi ini patut kita apresiasi karena keteguhan hatinya dalam menjalani apa yang telah menjadi keyakinannya. Saya senang sekali karena yang saya tahu dia masuk Islam itu tidak mendapat restu dari keluarganya, tapi dia tetap pada pendiriannya," sambungnya diikuti dengan tepuk tangan gemuruh dari peserta seminar.
Jadi kesimpulannya, setiap keputusan yang diambil senantiasa memiliki risiko dan tantangan, namun tantangan dapat diatasi melalui usaha dan berserah diri pada sang pencipta.
"Jadi perbaiki sikap dan kepribadian, berikutnya adalah lakukanlah. Rencanakanlah apa yang ingin Anda lakukan dan lakukanlah yang sudah Anda rencanakan," pungkasnya. (abd)
-
Legislatif
-
Pendidikan
-
Ramadhan
-
Dakwah
-
Pendidikan
-
Berita