SIAK HULU, datariau.com - Dalam rangka mendukung implementasi Online Single Submission (OSS) pada tahun 2021, Dirjen Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Direktorat Sinkronisasi pemanfaatan ruang akan melaksanakan bantuan teknis penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Kawasan Perkotaan Siak Hulu Kabupaten Kampar.
"Kami sangat mendukung terhadap master perencanaan kawasan kota terpadu, untuk mencapai ini kita perlu masukan secara teknis, sehingga penetapan tata ruang dapat disesuaikan dengan Peruntukan baik fungsi maupun terhadap penataan kawasan yang sesuai dengan peruntukan dan kebutuhan, seperti kawasan perumahan, ekonomi, pariwisata bahkan kawasan RTH dan bermain," kata Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH, diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi pada acara Focused Group Discussion (FGD) Pembahasan Ketentuan Pemanfaatan Ruang dan Peraturan Zonasi dalam Rangka Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Siak Hulu Kabupaten Kampar yang diadakan di Ballroom Labersa Hotel Siak Hulu, Selasa (26/10/2021).
Pada kesempatan tersebut juga ditandatangani berita acara Rencana Detail Tata Ruang bersama dengan Ketua DPRD Kampar beserta dengan pihak Kementerian ATR/BPN RI.

"Untuk itu kita hadir bersama jajaran tekhnis, Camat Siak Hulu, Kepala Desa di Kabupaten Kampar untuk membahas penetapan kawasan dan Tata Ruang ini. Memang di awal kita usulan 3 kawasan yakni Siak Hulu, Bangkinang dan Tambang, Alhamdulillah kita mendapat pendampingan dari Kementerian ATR/BPN RI dan ini sangat kita apresiasi," kata Yusri.

Sementara itu Indira Proboratri Warpani ST MT MSc, Kepala Subdirektorat Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang Wilayah I, Direktorat Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional yang memandu acara secara virtual menyatakan, bahwa salah satu kawasan kota terpadu yang mendapat pendampingan dari Kementerian adalah Kawasan Terpadu Kota Siak Hulu. Bahkan ini dapat dijadikan sebagi pilot projek dalam pembenahan kota masa depan.
Sementara itu Indra Sugito Tim Leader penyususna OSS Kota Siak Hulu Kabupaten Kampar menyampaikan model dan type terhadap pemenuhan kawasan kota terpadu yang dinilai dari demografi, adat istiadat masyarakat, konstruksi infrastruktur maupun typologi kemasyarakatan.
"Yang jelas kawasan Siak Hulu merupakan kawasan yang berbatasan dengan kota Pekanbaru serta berdekatan dengan lokasi penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II. Berdasarkan inilah kami menyusun rencana struktur mewujudkan kawasan kota Siak Hulu sebagai kawasan industri yang maju dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarkat yang berbudaya," kata Indra.

"Ini dapat berubah dan perlu masukan, koreksi terhadap penyempurnaan kawasan kota terpadu Siak Hulu ini," tambah Indra lagi.
Sementara itu Pimpinan DPRD Kampar Repol SAg menyatakan bahwa FGD RDTR Siak Hulu ini sangat penting dan bagus bahkan telah dirincikan hingga 20 Tahun kedepan, perlu diantisipasi sebelum semuanya sulit diarahkan, semua tak terlepas dari keinginan dan komitmen bersama terutama sebelum mengeluarkan izin, baik industri maupun perumahan.

"Harapan kami agar semua seluruh kawasan sesuai Peruntukan dan dikembalikan ke fungsi awal," kata Repol.
Sementara itu Dedi Kusnadi Kepala BPN Kampar menyatakan pihaknya terbantu dengan pendampingan tersebut, karena semua unsur dan teknis harus diminta masukan terhadap kawasan kota terpadu. (das/kmf)