Advertorial Pemerintah Kota Pekanbaru

Berbagai Prestasi Gemilang Diraih Kota Pekanbaru Selama 10 Tahun Kepemimpinan Firdaus-Ayat

datariau.com
2.223 view
Berbagai Prestasi Gemilang Diraih Kota Pekanbaru Selama 10 Tahun Kepemimpinan Firdaus-Ayat

Walikota Pekanbaru Firdaus bersama Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi tidak hanya membangun fisik kota saja, namun juga konsisten dalam pembangunan sumber daya manusia, melalui pembangunan mental masyarakat, sebagai roh kota menjadi masyarakat yang madani.

Dengan konsep Smart People, masyarakat dapat memanfaatkan sarana infrastruktur yang disediakan oleh pemerintah di lingkungannya masing-masing. Dalam hal ini, masyarakat dituntut ikut berpartisipasi aktif dalam pengelolaan dan penyelenggaraan kota, serta menjadi pengguna kota yang aktif.

Di bidang pendidikan, Pekanbaru memiliki banyak kampus-kampus terkemuka dan terbaik diantaranya Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Muhammadiah Riau, Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim, Unviersitas Lancang Kuning, Universitas Abdul Rab, Politekik Caltex Riau, Persada Bunda dan perguruan tinggi negeri maupun swasta lainnya.

Smart mobility adalah sebuah kota dengan sistem pergerakan yang sesedikit mungkin, hambatan yang serendah mungkin, dan waktu tempuh sesingkat mungkin. Pekanbaru juga memiliki akses transportasi yang sudah terkoneksi dengan baik. Tidak hanya itu, aplikasi transportasi online yang tumbuh di Pekanbaru juga memberikan kemudahan bagi pendatang menyusuri Kota Pekanbaru.

Pekanbaru juga menjadi pionir mode pembangunan terintegrasi dengan kabupaten yang berbatasan langsung yang diberi nama Pekan Sikawan. Pekan Sikawan merupakan anonim dari Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan yang merupakan wilayah perbatasan langsung pada Kota Pekanbaru.

Ada banyak potensi pembangunan terintegrasi sesuai cita-cita Walikota Pekanbaru Firdaus, mulai dari bidang infrastruktur seperti jalan lingkar, transportasi yang terintergrasi, pembangunan kawasan indutsri hingga rencana pembangunan aerocity yang akan menjadi bandara dengan wilayah terbesar di Riau.

Smart Environment adalah lingkungan yang mampu memberikan kenyamanan, keindahan fisik maupun non fisik, serta keberlanjutan sumber daya bagi masyarakat. Dalam hal ini Pekanbaru sudah memiliki beberapa Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Secara wilayah, Pekanbaru kawasan yang luas, namun baru 34 persen yang sudah dikembangkan. Artinya, masih banyak kawasan di wilayah Pekanbaru ini dikembangkan serta menjadi kawasan potensi investasi baik dalam maupun luar negeri.

Di masa periode Firdaus-Ayat, Kota Pekanbaru memperoleh berbagai prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dari tahun 2012 hingga 2022 ini, Pemerintah Kota Pekanbaru telah mendapatkan sebanyak 86 penghargaan baik di tingkat provinsi hingga nasional.

Kemudian, sebanyak 27 penghargaan yang didapatkan oleh Walikota Pekanbaru dari tahun 2012-2022 diantaranya:

1. Penghargaan Walikota Inspiratif (2016) dari SIndo Weekly,
2. Penghargaan Walikota Enterpreneur Award 2017 dari Markplus Inc.,
3. Prediket Pemimpin Visioner bagi Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT dari Pimpinan MNC Group dalam acara The Power of Collaboration di Jakarta,
4. Penghargaan Achievement of Waste Management di Bali oleh Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia (Kopitu)
5. Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Berkinerja Terbaik Dalam Pengembangan Kota Sebagai Tujuan Investasi
6. Penghargaan atas Dedikasi dalam Pengembangan Peran Masjid di Kota Pekanbaru
7. Walikota Pekanbaru Raih Penghargaan Pembina Pelayanan Terbaik Tingkat Nasional
8. Penghargaan Nirwasita Tantra Award
9. Piala Adicita Sewaka Pertiwi.

Selain itu, Kota Pekanbaru mendapat sejumlah penghargaan sepanjang tahun 2021. Walau dalam kondisi pemerintah melawan pandemi Covid-19, namun roda Pemerintah Kota Pekanbaru berjalan sangat baik.

Hal ini terbukti dari capaian dan aneka penghargaan sepanjang tahun 2021 lalu. Penghargaan tersebut, yakni Kota Sangat Inovatif, Kota Digital, Kota Tangguh, Kota Berdaya Saing Sangat Tinggi dan Peringkat Tujuh dari 100 Kota Smart di Indonesia.



Kemudian, hal yang sangat membanggakan bagi warga Pekanbaru adalah Kota Pekanbaru dinobatkan oleh pemerintah Nasional maupun dari stakeholder lingkup nasional sebagai kota tujuan investasi terbaik di Indonesia 8 tahun berturut sejak 2014, kota dengan jumlah penduduk miskin terendah di Indonesia, kota yang memiliki perputaran uang terbesar di luar pulau Jawa, kota yang memiliki MPP terlengkap di Indonesia sehingga menjadi role model nasional.

Pemerintah kota juga secara bertahap memulihkan ekonomi yang terdampak akibat pandemi. Kota Pekanbaru berhasil menekan angka kemiskinan sehingga menjadi kota dengan penduduk miskin terendah keenam di Indonesia.

Capaian ini membuktikan kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus ST MT dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi SSi tetap meningkatkan kinerja pembangunan menjelang berakhir masa jabatannya pada Mei 2022 mendatang. Kota Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan Madani segera menjelma menjadi Kota Megapolitan dengan perkembangan yang sangat pesat di berbagai sektor.



Jika kita melihat kembali sejarah Kota Pekanbaru ini dahulunya kota ini lahir dari sebuah bandar bernama Dusun Senapelan. Pada hari Selasa 21 Rajab 1204 Hijriah atau 23 Juni 1784, Pekanbaru terlahir dengan nama Pekan Baharu. Di bawah kepemimpinan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazamsyah yang bergelar Mahrum Bukit, Pekan Baharu yang lebih disebut sebagai Pekanbaru tumbuh menjadi kota dagang yang ramai dikunjungi saudagar dari manca negara.

Letaknya di tengah-tengah Pulau Sumatera dan dekat dengan negara tetangga, dibelah Sungai Siak, kapal-kapal barang milik saudagar dari berbagai pelosok negeri singgah untuk berdagang.

Tak ayal, Pekanbaru terus berkembang dan menjelma menjadi sebuah kota yang ramai. Pekanbaru menjelma menjadi medan magnet investasi yang luar biasa baik dulu, sekarang dan akan datang. Secara geografis, kota Pekanbaru terletak segitiga pertumbuhan ekonomi Indonesia, Singapura dan Malaysia.

Keberadaan wilayah Pekanbaru di tengah-tengah Pulau Sumatera dan Provinsi Riau, tidak hanya mengantarkan Pekanbaru sebagai wajah pertumbuhan Riau yang cepat, namun juga pulau Sumatera terutama Indonesia bahkan Asia Tenggara.

Pekanbaru memiliki luasan 632,26 kilometer persegi. Luasan tersebut setara dengan negara Singapura atau DKI Jakarta minus Kepulauan Seribu. Secara administrasi, kota berjuluk Kota Bertuah ini dibagi atas 15 kecamatan dan 83 kelurahan.

Namun ada yang unik pada jumlah penduduk Pekanbaru baik pada siang hari maupun malam hari. Pada siang hari penduduk Pekanbaru bisa mencapai 1,5 juta jiwa, tapi saat malam jumlah penduduk Pekanbaru hanya 1,1 juta jiwa. Hal tersebut terjadi karena pada siang hari ratusan ribu penduduk yang tinggal di wilayah interland atau perbatasan datang ke Pekanbaru untuk bekerja. (adv)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)