Banda Aceh, datariau.com - Wawancara Metro TV dengan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman diacara Metro pagi Primetime, Rabu (27/05) pagi mengundang apresiasi dari para netizen setelah link berita wawancara berjudul Keberhasilan Aceh Melawan Covid-19 diunggah dikanal youtube metrotvnews. Dalam waktu 2 jam sudah seribu lebih komentar dari para netizen baik dari dalam maupun luar negeri. Metro TV mengupas keberhasilan Aceh memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Dalam wawancara tersebut, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengungkapkan, masyarakat Aceh sangat bersyukur dimana sudah lama tidak ada penambahan kasus baru covid-19 di Aceh. Meski di awal-awal ada yang positif, tapi sekarang sudah sembuh.
Dikatakannya, pemerintah punya peran membuatkan berbagai aturan yang harus diikuti oleh masyarakat namun yang paling penting adakah peran masyarakat sendiri yang Alhamdulillah mereka sangat patuh terhadap berabagai aturan yang ada.
Aminullah menyebutkan, Pemerintah Kota diantaranya telah membuat berbagai imbauan seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, tidak belanja secara berkerumun (sistim take away).
"Ini benar-benar diterapkan dan menjadi budaya bagi warga Kota Banda Aceh," kata Aminullah.
Karna kunci keberhasilan suksesnya menurunkan atau memutus mata rantai penyebaran covid-19, kata Aminullah, peran masyarakat yang sangat diharapkan. Demikian juga peran tokoh masyarakat, ulama, Forkompimda kota dan provinsi yang selalu kompak bagaimana menangani covid-19 ini agar tidak terjadi penambahan kasus baru.
Begitu juga, tambah Aminullah, peran dari gampong-gampong yang betul-betul mengawal ODP agar tidak bergerak di rumah, supaya tidak berkeliaran sehingga kalau ada yang membawa penyakit dari luar daerah tidak tertular kepada warga lainnya. Ini dilakukan dengan sangat disiplin. Sehingga belum ada kasus transmisi lokal covid-19 di Aceh. Semua kasus berasal dari luar daerah.
Menanggapi wawancara ini, ribuan netizen memberikan apresiasi. Berikut beberapa di antaranya:
Epa Epi: Salut sama warga Aceh... mereka taat pada peraturan pemerintah.... tidak seperti warga Jakarta dan lainnya... mereka kebanyakan sangat melawan aturan....udah ngelawan tidak patuh ngeyyyyyyyyyyelllll......disuruh jangan keluar rumah dulu ehhhhhhh malah pada ke pasar, mol bela-belain cuma beli baju lebaran... kalo belanja bahan pokok sih ga apa-apa.... berjubel demi perut lapar bukan demi penampilan....mudik hanya nunda setahun aja ga mau... dasar warga ga tahu diri.... ujung-ujungnya kalo dah kena nyusahin pemerintah dan para medis... orang lain yang sehat kena imbasnya.... begitu juga yang ibadah di suruh di rumah malah ketempat ibadah dulu....dasarrrrrrrr ngeyelllllllll....woiiiiii belajar tuh dari Aceh jangan ngeyelllllllll.... patuh sama pemerintah dan pemimpin daerahnya.....
Zizi Rinaldy: Iyalah, orang Aceh kan patuh" Beda sama orang lain, keras kepala, ngeyel, mudik jadi prioritas utama, giliran korban banyak, salahin pemerintah, salahin presiden, Gak ngotak, gak perlulah disebut kotanya, lu pada tau sendirikan, siapa yang paling ngeyell dan paling bodo.
Hasan Basri: Alhamdulillah inilah bukti kerja sama yang baik antara pemerintah yang memiliki legitimasi dan masyarakat yang sadar akan kesehatan dan keselamatan hasilnya sesuai dengan apa yang diharapkan. Semoga ini dapat menjadi contoh bagi kita semua untuk memerangi wabah Covid-19 ini.
Salafudin Nuh: Alhamdulillah Aceh hebat meski dihina dengan syariatnya dan dihubungkan dengan ekonomi tapi Aceh malah berhasil melawan Covid 19 dari pada yang lain. Masyhaa Allah..
Muhamad Soleh: pemerintahnya tegas masyarakatnya pun disiplin dan patuh akan aturan semoga menjadi inspirasi buat daerah lain amin.
Surya Selim: Salut sama masyarakat Aceh...pemerintah bikin aturan..masyarakat yang melaksanakan...tidak usah aparat lagi yang turun tangan...masyarakat sendiri yang bertindak...mantap!!!!
Joseph Stalin: Karena masyarakat Aceh nurut, dan memakai akal sehat... Beda sama Provinsi lain pada koar-koar gak takut. sekarang tahukan sebenarnya siapa yang bego?.