Alat Berat Bantuan Dirjen Perikanan Budidaya Tiba di Aceh Tamiang

datariau.com
287 view
Alat Berat Bantuan Dirjen Perikanan Budidaya Tiba di Aceh Tamiang
Foto: Syarifuddin
Bupati Aceh Tamiang saat mempeusijuk Alat Berat Escavator dan 2 operator.
DATARIAU.COM - Escavator bantuan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya dibawah Kementrian Kelautan dan Perikanan RI dipeusijuk Bupati Aceh Tamiang H Mursil di UPTD Pengelolaan Aset Daerah Alat Berat Kabupaten itu, Senin (10/8/2020).

Bantuan alat berat tersebut akan digunakan sebagai sarana pendukung terpeliharanya potensi daerah di bidang kelautan dan perikanan seperti tambak, kolam, pembangunan jaringan irigasi pertambakan, rehabilitasi tambak dan lain sebagainya.

Di kesempatan itu Bupati Mursil katakan, alat berat bantuan Ditjen Perikanan Budidaya itu akan digunakan untuk pengembangan sentra produksi perikanan di empat Kecamatan Pesisir diantaranya Kecamatan Seruway, Banda Mulia, Manyak Payed dan Kecamatan Bendahara.

Empat Kecamatan ini merupakan kawasan budidaya air payau dengan komoditas seperti udang dan bandeng. Oleh karena itu Bupati berharap bantuan Escavator ini diperuntukkan sebagai sarana pendukung usaha perikanan budidaya melalui program percepatan peningkatan Infrastruktur pertambakan.

Begitupun penggunaan alat berat ini secara teknis dilapangan akan diawasi oleh Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tamiang yang dikelola oleh kelompok masyarakat dalam bentuk koperasi dan tidak dibenarkan untuk kegiatan lain diluar sektor perikanan.

"Dengan adanya Escavator bantuan ini, petani tambak tidak perlu mengeluh lagi untuk mengeluarkan biaya besar menyewa Escavator dari luar memperbaiki kerusakan/merehabilitasi tambaknya, silahkan kelompok masyarakat petani tambak ajukan permohonan penggunaan Alat Berat tersebut kepada Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tamiang," terang Mursil.

Selanjutnya dikatakan Mursil, kiranya penggunaan alat berat ini digunakan secara bergantian untuk kepentingan bersama, dengan begitu sektor pangan khususnya perikanan dapat ditingkatkan produksinya dan pada gilirannya meningkat pula kesejahteraan petani budidaya pertambakan.

Sebelumnya itu Safuan SP Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang menjelaskan, dimana pihaknya telah membentuk Desa Inovasi Kelautan dan Perikanan di Kampung Sungai Kuruk Tiga, Kecamatan Seruway, dimana dalam waktu dekat Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) akan meninjau Kampung tersebut.

Acara tersebut diakhiri dengan dilakukannya peusijuk terhadap Alat Berat Escavator dan 2 orang Operator Alat Berat oleh Bupati Mursil yang didampingi Ketua DPRK Suprianto. (syar)
Penulis
: Syarifuddin
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:Aceh
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)