DATARIAU.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) bekerja sama dengan kader Posyandu Dusun 1 Desa Tanjung Kuras menggelar sosialisasi mengenai pangan sehat dan gizi pada Kamis, 8 Agustus 2024.
Kegiatan ini bertempat di Posyandu Desa Tanjung Kuras dan dihadiri oleh masyarakat setempat, khususnya ibu-ibu serta balita yang merupakan warga Dusun 1.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga terkait pentingnya memilih bahan pangan yang sehat dan memahami bahan pangan tambahan yang aman maupun yang perlu dihindari.
Sosialisasi tersebut diawali dengan penyebaran pamflet edukasi tentang pangan sehat dan gizi kepada warga yang hadir.
Pamflet ini disusun sebagai media informasi awal yang sederhana namun efektif untuk menjelaskan kepada warga mengenai bahan tambahan pangan, serta dampak negatif dari penggunaan bahan tambahan yang tidak sesuai aturan.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran warga melalui pendekatan langsung.
Pada sesi utama, Dela Mei Sugesti, salah seorang mahasiswa Kukerta, menyampaikan materi mengenai bahan pangan tambahan. Ia menjelaskan secara mendetail tentang jenis-jenis bahan tambahan pangan yang dilarang, seperti pewarna sintetis, pemanis buatan, dan pengawet berbahaya.
Selain itu, Dela juga memberikan informasi tentang ciri-ciri makanan yang mungkin mengandung boraks dan formalin serta bahaya mengonsumsi makanan tersebut.
Penyampaian materi ini menjadi inti dari sosialisasi yang dilakukan, guna memastikan warga memahami risiko kesehatan yang mengintai jika mengonsumsi bahan pangan berbahaya.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti dengan pembagian puding regal susu kepada anak-anak yang turut hadir. Pembagian ini bukan sekadar pemberian makanan, tetapi juga sebagai contoh nyata mengenai bagaimana memilih dan mengonsumsi pangan sehat.
Anak-anak yang hadir sangat menikmati puding yang disediakan, menambah kehangatan suasana sosialisasi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, banyak manfaat yang dirasakan oleh warga, khususnya ibu-ibu yang sehari-hari terlibat langsung dalam pengolahan dan pemilihan bahan makanan.
Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan mereka dalam memilih bahan pangan yang digunakan, sehingga mampu mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh bahan makanan yang tidak aman.
Acara ini berlangsung dengan sukses, seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti jalannya sosialisasi. Ibu-ibu dengan serius mendengarkan setiap materi yang disampaikan, sementara anak-anak dengan riang menikmati sajian puding.
Lewat sosialisasi dan pembagian pamflet ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Tanjung Kuras terhadap pentingnya pangan sehat dan gizi akan semakin meningkat, mendukung terciptanya pola hidup yang lebih sehat di desa tersebut. ***