PEKANBARU, datariau.com - Saat ini beberapa misi untuk mencapai visi Yayasan Pengkaderan Anak Riau (YAPARI) telah tercapai karena kekompakan dan totalitas para penggeraknya.
The Next International Generation (TNIG) Club Chapter Riau yang bermarkas di Jalan Mayor Ali Rasyid Bangkinang adalah aliansi utama yang menjadi relawan pergerakan dan kegiatan YAPARI.
Aliansi (alliance) atau 'persekutuan' dapat diartikan sebagai kumpulan perseorangan, kelompok atau organisasi yang memiliki sumberdaya (sarana, prasarana, dana, keahlian, akses, pengaruh, informasi) yang bersedia dan kemudian terlibat aktif mengambil peran atau menjalankan fungsi dan tugas tertentu pada komunitas itu sendiri.
Aliansi TNIG adalah sebuah Komunitas yang dibentuk dan dibina oleh Association of Reviving Nation's Youth (ARNY) yang mana ARNY tersebut juga adalah sebagai Komunitas yang membentuk YAPARI.
Anggota ARNY atau Asosiasi Kebangkitan Pemuda Nusantara tersebut tersebar ke lebih dari 30 negara di dunia. Di antara anggota tersebut terdapat para Ulama, Ilmuwan, Praktisi, Mahasiswa/Pelajar Internasional/Nasional, Jurnalis dan sebagainya.
Saat ini para anggota The Next International Generation (Komunitas Calon Mahasiswa Luar Negeri) Chapter Riau Tahun 2017-2018 telah diterima di berbagai kampus di lebih kurang 20 negara di dunia.
Adapun jumlah calon mahasiwa luar negeri dari komunitas TNIG tahun 2017-2018 lebih kurang 100 orang. Masing-masing negara dan universitas memiliki spesifikasi beasiswa berbeda-beda, ada negara yang memberikan beasiswa full, ada yang setengah (biaya studi saja/ biaya hidup saja), ada yang biaya satu tahun pertama harus ditanggung oleh pihak pelajar sendiri, dan ada pula negara/universitas yang meniadakan beasiswa untuk program sarjana.
Adapun negara-negara tujuan anggota TNIG tersebut adalah Albania, Arab Saudi, Austria, Azerbaijan, Bahrain, Belgia, Estonia, Finlandia, Italia, Jepang, Jerman, Libya, Malaysia, Mesir, Pakistan, Perancis, Polandia, Rusia, Sudan, Swiss, Turki, Yaman dan kemungkinan seiring berjalannya waktu akan bertambah.
Diaspora dalam menuntut ilmu adalah salah satu upaya untuk mencerdaskan anak bangsa, karena masing-masing negara memiliki primadona ilmu atau keunggulan sendiri dan anak negeri juga harus berpola pikir global dan membuka diri terhadap dunia internasional.
Namun selama ini biaya selalu menjadi halangan untuk mewujudkan mimpi anak bangsa untuk berdiaspora menuntut ilmu, padahal diterima di universitas-universitas international itu adalah suatu hal yang sangat sulit, tapi anak-anak Riau telah bisa menjawab tantangan ini.
Sangat sayang jika dana menjadi penghalang. Padahal Riau adalah negeri yang sangat kaya akan sumber daya alam (SDA) dan Pemerintah baik Provinsi ataupun Kabupaten/Kota di Riau juga memiliki APBD yang sangat besar di banding Provinsi-Provinsi yang lainnya di Indonesia.
"Maka dari itu kami harapkan Pemerintah lebih memperhatikan lagi anak-anak Riau yang berprestasi ini, anak-anak Riau yang akan menggambarkan bagaimana masa depan Riau nanti. Selain pemerintah, harapan sumber dana YAPARI juga adalah dana CSR dari perusahaan-perusahaan yang wajib mengeluarkan dana CSR. Untuk memuluskan visi-misinya YAPARI juga menggagas Program Gerakan Kebangkitan Zakat, Infaq, Shodaqah, Waqah dan Hibah dari masyarakat ke arah yang lebih konstruktif dan produktif, ke arah yang benar-benar bisa menuntaskan kemiskinan dan kebodohan di Riau sehingga menjadikan Riau negeri Madani yang aman, damai, sejahtera dan sentosa," kata Afwan Rahmazi, salah seorang Founder YAPARI, melalui rilis yang diterima datariau.com, Jumat (27/7/2018).
Salah satu jalan mewujudkannya adalah dengan memperhatikan pendidikan dan penyediaan lapangan Kerja. Yayasan Pengkaderan Anak Riau dengan nomor SK Kemenkumham AHU-0016984.AH.01.04 Tahun 2017 ini dibina oleh tokoh-tokoh terkemuka Riau di bidang agama dan pendidikan.
Adapun ketua dewan pembinanya adalah Ustadz Dr. Musthafa Umar Lc, Ma dan ketua pengurusnya adalah Ilham Afandi.
Dalam Gerakan Kebangkitan ZIS ini YAPARI melakukan Kerjasama dengan lembaga zakat ternama, terpercaya dan profesional, yaitu LAZNAS Dewan Da'wah.
Demi Masa depan Riau yang cerdas, progressiv dan mendunia "SIAPKAN DONASI TERBAIKMU".
Rekening donasi a.n Lazis Dewan Da'wah Riau Bank Muamalat (22100 490 82). Cara donasi transfer donasi ke rekening dengan menambahkan kode 104 diakhir nominal, contoh ; Rp. 220.104. Contact Person: Alan (085664887672) Aminda (085211337782).
Rekening donasi a.n Yayasan Pengkaderan Anak Riau (109203121). Contact Person, Zulfi (082285243021), Salman (082244248283).
"100 orang mahasiswa Riau memohon kepada 7 juta warga Riau untuk meminjamkan kekuatan dan memberikan kesempatan," pungkasnya.