PEKANBARU, datariau.com - Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI Al Kahfi Universitas Islam Riau bekerjasama Latifa Hijab menggelar Seminar sekaligus Talk Show Singlelillah tema Hijrah dan Cinta. Event singlelillah diresmikan di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Islam Riau pada hari ini, Sabtu (24/11/2018).
Tujuan utamanya mengajak pemuda muslim Riau untuk bergabung dalam komunitas agar bisa lebih banyak berkarya dalam dakwah Islam seiring usaha untuk terus memperbaiki diri. Demikian disampaikan Ahmad Ketua Pelaksana menjawab datariau.com, Sabtu (24/11/2018).
"Kami mengajak peserta untuk menghindari pacaran karena itu bisa mendorong dalam melakukan perbuatan zina. Maka dari itu melalui acara ini kami memotivasi para remaja khususnya mahasiswa agar bisa hijrah," kata Ahmad.
Kita hadir sambung Ahmad, untuk mengajak para pemuda agar lebih mengenal Islam terutama seputar kehidupan pergaulan remaja melalui konsep singlelillah.
"Semoga setelah mengikuti acara ini Allah mengetuk hati dan memberi hidayah. Tadinya membuka aurat menjadi menutup aurat dan juga mengajak tidak berpacaran untuk menunggu jodoh dengan singgelillah nya karena-Allah," sebut mahasiswa asal Sei Guntung Tembilahan itu.
Menurut Ahmad, sasaran utama kegiatan berlandaskan dakwah dan sosial itu memuat nilai rekruitmen, pembinaan, pemberdayaan, sekaligus interpreunership.
"Agendanya launching komunitas singlelillah Riau sekaligus seminar indahnya hijrah dan cinta dwngan menghadirkan pembicara mantan personil grup cherrybelle Anisa beserta suaminya Anandito," sebut Ahmad.
Intan Jamilah Ulfa mengapresiasi kegiatan bertema singelillah karena sangat membantu pemuda dalam memperkuat tekad hijrah menuju ridho illahi.
"Kegiatan ini menebar nilai positif di masa singlelillah dan ini tentu menjadi motivasi bagi kalangan muda untuk terus memperbaiki diri.
Acara ini menarik karena adanya konser sekaligus penggalangan dana untuk Palu dan Donggala," sebut panitia bidang acara itu.
Menurut mahasiswa Fakultas Psikologi UIR itu, kegiatan ini sangat cocok dan pas untuk kualitas moral anak muda di zaman serba modern ini.
"Singlelillah dalam arti seseorang yang memilih sendiri karena Allah. Menjaga diri dari pergaulan bebas dengan yang bukan muhrim. Menjaga hati dan pandangan dari cinta mengarahkan pada perilaku dosa," terang mahasiswa asal Kampar itu.
Mahasiswa asal Kampar itu menjelaskan, manusia dalam hidup harus senantiasa menghiasi diri dengan iman takwa. Disetiap harinya selalu merasa di awasi Rabb-Nya sehingga takut terjerumus pada kemaksiatan.
"Lisannya selalu basah dengan dzikrullah. Wajahnya penuh ketenangan bagi yang memandangnya. Aktivitasnya selalu diniatkan untuk dakwah," jelas Intan.
Bambang Riyadi merasa sangat bangga mampu menjadi pemandu acara singelillah tersebut. Singlelillah dalam arti seseorang memilih sendiri karena Allah. Menjaga diri dari pergaulan bebas dengan yang bukan muhrim.
"Menjaga hati dan pandangan dari cinta yang mengarahkan pada perilaku dosa," sebut pembawa acara itu.
Bambang memaparkan hidup dalam kesendirian bukanlah tanpa visi hidup tapi justru penuh dengan semangat untuk selalu bermanfaat.
"Tentunya harus bisa membanggakan kedua orang tuanya, keluarga, masyarakat, umat, dakwah, agama, bangsa dan negara dengan segenap potensi yang dimiliki untuk mewujudkan cita citanya," tutupnya. (Abd)