Proyek IPAL Sebabkan Jalan di Pekanbaru Rusak, DPRD Nilai Kontraktor Tak Ada Itikad Baik

datariau.com
1.039 view
Proyek IPAL Sebabkan Jalan di Pekanbaru Rusak, DPRD Nilai Kontraktor Tak Ada Itikad Baik
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Robin Eduar.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Robin Eduar mendesak pihak kontraktor proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak pasca galian dan mengembalikan kondisi jalan seperti sedia kala. Sebab, ia menilai perusahaan-perusahaan yang mengerjakan galian tersebut tidak bertanggung jawab untuk memperbaiki jalan yang rusak.

"Masyarakat sudah sangat resah terhadap pembangunan IPAL ini, terus kita juga lihat tidak ada itikad baik dari para kontraktor

Perusahaan perusahan itu kurang," kata Robin, Selasa (20/9/2022).

Robin mengatakan, kontraktor proyek IPAL seharusnya bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan perjanjian isi kontrak. Hal ini supaya masyarakat tidak semakin dirugikan akibat dampak pengerjaan galian tersebut.

"Padahal dalam kontaknya apabila sudah selesai dikerjakan harus dikembalikan ke semula. Masyarakat sekarang sudah gerah dan marah sekali, sudah banyak pengendara yang terjatuh akibat proyek IPAL ini," tegasnya.

Selain menyebabkan jalan menjadi rusak, ia juga menyebut akibat dampak pengerjaan proyek galian IPAL ini telah menimbulkan kemacetan yang parah. Seperti di Jalan Riau, Ahmad Yani, Teratai, Juanda, M. Yamin, Samratulangi dan Jalan Jendral Sudirman.

"Masyarakat sangat dirugikan, jadi kami minta ini diberikan sanksi tegas perusahaan itu. Karena sampai hari ini tak ada dilakukan penutupan, padahal itu sudah selesai. Ya, kecuali yang masih dilakukan pengerjaan," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta agar kontraktor tersebut untuk serius memperbaiki jalan yang rusak hingga melakukan penutupan kembali bekas galian IPAL.

"Ya, kita lihat saja, kalau hujan nanti becek, lalu kalau panas itu debunya luar biasa. Apalagi pembangunan IPAL ini sudah terlalu lama, udah jalan mau hampir 4 tahun lebih," tutup Robin. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)