Penyalahgunaan Aset Hibah Pemprov Riau di Inhu Dilaporkan ke Polda

1.946 view
Penyalahgunaan Aset Hibah Pemprov Riau di Inhu Dilaporkan ke Polda
Alat berat diduga aset Pemkab Inhu ditemukan sedang melakukan kegiatan galian c. (foto: heri)
INHU, datariau.com - Dugaan penyalahgunaan aset hibah Pemprov Riau untuk petani Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) jenis dua unit alat berat excavator oleh oknum pejabat Disbun Inhu, dilaporkan ke Polda Riau.

"Kita secara lisan melalui seluler sudah menyampaikan perihal penyalagunaan dua unit alat berat excavator aset Pemkab Inhu ke Polda Riau. Dalam waktu dekat ini kita akan segera melayangkan surat laporan secara resmi," ungkap Wakil Ketua Lembaga Pemantau Penyelanggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Inhu Jon Lukman, Rabu (21/1/2015).

Menurut Jon, sesuai data dan bukti yang dirangkum, bahwa oknum pejabat di Dinas Perkebunan Inhu telah menyalahgunakan dua alat berat tersebut untuk memperkaya diri, maka diharapkan aparat dapat mengusut tindak korupsi ini hingga tuntas.

"Oknum pejabat di Disbun kita laporkan atas dua hal, pertama mengenai penyalahgunaan dua unit alat berat aset Pemkab Inhu, yang kedua pengadaan pupuk untuk petani yang diduga pengadaannya fiktif," papar Jon.

Bersama LSM PETA, LPPNRI akan menyerahkan bukti-bukti konkrit dalam laporan tersebut. "Bukti-bukti yang akan kita serahkan seperti foto alat berat yang sedang kerja, foto alat berat yang berada di bengkel pak Itam dan rekamanan pengakuan Ison selaku kontraktor yang menyewa alat berat tersebut," papar Jon.

Kasubid I Polda Riau AKBP Ari saat dikonfirmasi datariau.com melalui selulernya di Pekanbaru mengakui bahwa baru saja menerima laporan terkait penyelewengan ppenggunaan alat berat di Inhu tersebut.

"Saya ditelpon oleh bang Jon Lukman mengenai permasalahan alat berat aset Pemkab Inhu yang disalahgunakan oleh Disbun Inhu atas nama inisial PO dan juga IS selaku penyewa," ujar AKBP Ari.

"Dan tadi kita sarankan kepada bang Jon Lukman untuk membuat laporan dengan surat resmi, dan bang Jon Lukman janji minggu besok mau antarkan suratnya ke Pekanbaru," sambungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa Pemerintahan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau tahun 2012 mendapat hibah dua unit alat berat excavator jenis Colbelco dari Pemerintahan Provinsi Riau. Namun alat yang diperuntukan bagi petani ini menghilang, ternyata ditemukan dan diduga telah disewakan kepada pekerja galian C.

Dari hasil investigasi datariau.com di lapangan pada Sabtu (17/1/2015) lalu tepatnya di Dusun Napal, RT01 RW01 Desa Bandar Padang Kecamatan Seberida, ditemukan satu unit alat berat excavator yang sedang pakir di tempat berkerja pengerukan tanah.

Menurut informasi warga sekitar, bahwa alat berat tersebut sebanyak dua unit milik oknum pejabat di Dinas Perkebunan (Disbun) Inhu inisial PO, yang disewa oleh Ison warga Pejangki yang mengerjakan penggerukan tanah. "Karena usaha itu tidak memiliki izin dan tidak bayar pajak galian C, maka mereka saat ini belum lagi kerja bang," ujar warga setempat.

Terkait disewakannya dua alat berat hibah pemerintah ini, datariau.com kemudian meminta konfirmasi terhadap Ison selaku penyewa alat tersebut.

"Benar dua unit alat berat yang saya sewa tersebut milik pak Paino orang Dinas Perkebunan Inhu dan alat berat tersebut saya sewa dengan harga satu unit Rp25 juta satu bulan dan satu lagi alat berat sekarang berada di bengkel pak Itam di Puncak Selasi Kecamatan Rengat Barat sedang diservis," ujar Ison.

Ison sebagai penyewa juga tidak tahu jika dua alat berat ini hibah dari Pemerintah Provinsi Riau untuk petani Inhu. "Saya tidak tahu bang, kalau alat berat yang saya pakai ini milik Pemkab Inhu, tahunya saya kalau alat berat tersebut milik Pemkab Inhu baru-baru ini bang, maka saat ini kami tidak kerja bang, karena alat beratnya mau ditarik oleh pak Paino," terangnya.

Termasuk mengenai izin dan pajak galian C, Ison mengakui tidak mengantongi izin. "Tapi saya gunakan izin galian C punya kawan dan itulah bang yang buat saya pusing sekarang, uang sudah telanjur saya bayarkan ke pak Paino untuk bayar sewa alat," tutup Ison.

Kabit Produksi Disbun Inhu, Paino saat dikonfirmasi terkait pengakuan Ison ini, membantah alat berat itu miliknya. "Itu bukan milik saya dan saya tidak mengetahui mengenai hal itu," ujarnya.

Disinggung mengenai alat berat hibah dari Provinsi Riau yang kini hilang tak tampak wujudnya, Paino mengaku tak lagi mengetahui tentang alat berat tersebut karena dirinya tak lagi bertugas di Disbun. "Saya tidak mengetahui hal itu pak dan sekarang saya tidak lagi tugas di Disbun, sekarang saya tugas di Kesbang," paparnya sambil meyakinkan ke wartawan bahwa dirinya benar-benar tidak di Disbun lagi dan mempersilahkan untuk dicek. (her)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)