Banyak Lampu Jalan Padam, DPRD Pekanbaru Pertanyakan Kinerja Kepala Dinas

datariau.com
1.080 view
Banyak Lampu Jalan Padam, DPRD Pekanbaru Pertanyakan Kinerja Kepala Dinas
PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi Gerindra, H Fathullah mengkritik Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru yang dinilai mengabaikan keberadaan lampu penerangan jalan umum. Fathullah bahkan mempertanyakan kinerja Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru karena banyaknya lampu PJU di Pekanbaru yang padam.

"Kebetulan depan rumah saya itu depan lampu mati hampir dua minggu, sedangkan itu di daerah Pasar Limapuluh adalah daerah paling rawan tindak kriminal dan kemarin terjadi kemalingan motor," kata Fathullah, Rabu (6/11/2019).

Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru ini menyayangkan masih banyak lampu PJU yang padam, padahal pajak PJU sudah naik.

"Kalau udah ada lampu jalan ya dihidupkan karena pajaknya sudah dinaikkan dan dulu kan kita pernah rapat bersama bahwa pajak boleh dinaikkan asal sewajarnya, tapi lampu jalan jangan sampai ada yang mati. Itu udah ada perjanjian dulu, dan saya pertanyakan aliran uang anggaran tersebut," tegasnya.

Dikatakan Fathullah, pihaknya akan segera memanggil Dinas Perhubungan mempertanyakan uang pajak lampu PJU dan juga retribusi parkir.

"Saya menelepon Kadishub Yuliarso. Ternyata Pak Yuliarso ini susah dihubungi. Handphonenya masuk tapi susah untuk diangkat. Setelah diangkat saya ingin bertanya kenapa lampu ini banyak mati, saya sendiri sebagai anggota dewan menghubungi Kepala Dinas aja susah apalagi masyarakat," terangnya.

Fathullah meminta Walikota Pekanbaru segera meninjau kinerja Kepala Dinas Perhubungan. "Jadi saya meminta kepada walikota untuk menempatkan kepala dinas yang betul-betul mau berkorban dan bisa menjadikan nama walikota menjadi bagus dengan adanya kadis. Ini seolah-olah lempar batu sembunyi tangan," tegasnya.

Fathullah juga meminta keterlibatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memeriksa anggaran keuangan persoalan lampu jalan yang mati tersebut.

"Kemana aliran anggaran itu. Makanya saya minta kepada BPK untuk periksam," pungkasnya. (end)
Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)