Galeri Foto DPRD Pekanbaru

Komisi I DPRD Pekanbaru Hearing dengan Manajemen RS Awal Bros

Datariau.com
68 view
Komisi I DPRD Pekanbaru Hearing dengan Manajemen RS Awal Bros
Foto: Ist.
Suasana rapat Komisi I dengan manajemen RS Awal Bros.

PEKANBARU, datariau.com - Komisi I DPRD Pekanbaru menggelar hearing bersama Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, Selasa (8/6/2021). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Doni Saputra SH, didampingi Wakil Ketua Komisi I Krismat Hutagalung dan Sekretaris Komisi I Muhammad Isa Lahamid, beserta anggota lainnya Ida Yulita Susanti, Firmansyah, Victor Parulian dan Zainal Arifin.

Rapat tersebut dihadiri oleh Direktur RS Awal Bros Pekanbaru dr Jimmy Kurniawan beserta jajaran lainnya. Usai hearing, Wakil Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Krismat Hutagalung mengatakan bahwa agenda pembahasan dalam rapat mengenai aduan masyarakat terkait pelayanan RS Awal Bros terhadap pasien pengguna BPJS Kesehatan.

Aduan itu diantaranya seperti pelayanan yang lambat seperti hendak membutuhkan dokter atau perawat sulit dipanggil dan sulit untuk mendapatkan kamar. "Tingkat pelayanan yang masyarakat ataupun pasien terima itu masih lemah sekali. Inilah yang menjadi alasan kita (DPRD) memanggil penyelenggaranya yaitu RS Awal Bros," katanya.

Krismat menyebut, Komisi I DPRD memanggil pihak RS Awal Bros bertujuan agar peningkatan pelayanan terhadap masyarakat meningkat. Hal ini demi menghindari stigma buruk di masyarakat yang seolah-olah berpikir bahwa pasien yang menggunakan BPJS hanya menjadi anak tiri dari pelayanan yang telah dibayar.

"Jadi, ya jangan sampai hal itu terjadi. Sebab, nanti yang ada orang-orang tidak mau lagi menggunakan BPJS. Kan, BPJS ini program baik dari pemerintah untuk mengansurasikan masyarakat dari segi kesehatan," terangnya.

Diungkapkan Krismat, pihak RS Awal Bros dalam rapat menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan rumah sakit tersebut sudah sesuai SOP yang berlaku.

"Mereka (RS Awal Bros) bilang SOP pelayanan terhadap pasien BPJS dan pasien reguler itu sama. Tapi faktanya, kalau memang sama kan tidak terjadi hari ini kita panggil mereka terkait aduan masyarakat bahwa rendah sekali pelayanan yang mereka terima karena mereka adalah pasien BPJS," jelasnya.

Selain pelayanan kesehatan, Komisi I DPRD juga menyoroti beberapa perizinan pelayanan RS Awal Bros dalam hal ini pelayanan radio terapi. Hal ini diketahui oleh Krismat saat mendengar paparan pihak RS Awal Bros ditengah rapat sedang berlangsung.

"Kita ketahui, radio terapi ini pelayanan yang sangat sensitif. Pekerjanya itu tidak biasa, jadi ini tentu memerlukan perizinan yang rumit. Yakni harus tera secara periodik, inilah yang perlu kita soroti juga," ungkapnya.

Politisi Hanura ini meminta RS Awal Bros agar lebih ketat mengawasi dan melengkapi beberapa perizinan pelayanan kesehatan. Pasalnya, dalam rapat tersebut ditemukan beberapa perizinan yang masih dalam tahap masa perpanjangan izin dan salah satunya adalah alat Radio Terapi.

Hal ini membuat Krismat khawatir terhadap pelayanan RS Awal Bros dikarenakan alat yang digunakan belum melewati tahap tera uji. "Jadi kita minta pihak RS Awal Bros Pekanbaru agar benar-benar memperhatikan alat radio terapi ini. Karena alat yang mereka gunakan itu adalah alat yang berteknologi tinggi dan beresiko tinggi," pungkasnya. (*)

Komisi I DPRD Pekanbaru Hearing dengan Manajemen RS Awal Bros
Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Doni Saputra saat memimpin rapat dengan RS Awal Bros.

Komisi I DPRD Pekanbaru Hearing dengan Manajemen RS Awal Bros
Wakil Ketua Komisi I Krismat Hutagalung saat menyampaikan argumentasinya dalam rapat dengan RS Awal Bros.

Komisi I DPRD Pekanbaru Hearing dengan Manajemen RS Awal Bros
Terjadi diskusi yang alot antara Komisi I dan RS Awal Bros dalam rapat.

Komisi I DPRD Pekanbaru Hearing dengan Manajemen RS Awal Bros
Manajemen RS Awal Bros yang hadir memenuhi panggilan rapat dengan Komisi I DPRD Kota Pekanbaru.