Disperindag Temukan Makanan Kadaluarsa di Toserba Tanjung Gading

1.935 view
Disperindag Temukan Makanan Kadaluarsa di Toserba Tanjung Gading
DIsperindagpas saat menemukan minuman kadaluarsa di Toserba Tanjung Gading. (foto: heri)
INHU, datariau.com - Dinas Perindustrian dan Perdaganga Pasar (Disperindagpas) Inhu sidak di beberapa toko sembako dan minimarket yang ada di Kecamatan Pasir Penyu. Saat sidak di Toserba Tanjung Gading Jalan Sudirman, Disperindagpas Inhu temukan sembilan jenis makanan dan minuman ringan yang sudah habis masa limit (Kadaluarsa).

Kadisperindagpas Inhu Hasman Dayat didampaingi Kabid Perdagangan Elpahri Adha, Kabid Pengawasaan Aris prastiyo, Camat Pasir Penyu Syahruddin SSos MT, Wakil Ketua II DPRD Inhu Adila Ansori (Ucok) dan KUA Pasir Penyu Ikhsan, Sidak juga mendapat pengawalan ketat dari kepolisian Polres Inhu dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Inhu.

"Karena mereka baru buka maka kita beri toleransi dengan ditemukan adanya makanan dan minuman ringan yang sudah kadaluarsa, mereka kita beri waktu selama tiga hari untuk mengecek seluruh barang yang ada, pisahkan makanan dan minuman ringan yang kadaluarsa," pinta Harman, usai Sidak kemarin.

"Bila dalam waktu tiga hari masih ditemukan lagi makanan dan minuman atau barang yang kadaluarsa, toko Toserba Tanjung Gading ini kita segel dan bila perlu izinnya kita cabut," sambung Hasman Dayat.

Hasman Dayat juga berpesan kepada masyarakat Inhu, bila membeli makanan dan minuman diperhatian tanggal masa yang ada diluar atau kotak makanan dan minuman. Bila ditemukan makanan dan minuman yang sudah kadaluarsa segera laporkan ke Disperindagpas Inhu.

Kepada rombongan sidak, Saputra, orang kepercayaan Anuar (Aan) warga Rengat pemilik Toko Toserba Tanjung Gading berjanji akan segera mengecek seluruh barang yang ada di toko di tempatnya bekerja.

Dari pantauan datariau.com di lapangan, minuman dan makanan ringan yang sudah kadaluarsa diantaranya Dodol Durian Pic Nic dan Susu Ultara Milk. Pemilik toserba Anuar (Aan) saat dihubungi melalui nomor seluler yang didapatkan dalam sidak, meski tersambung belum ada jawaban. (her)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)