Jika Menang Pilkada, Muflihun-Ade Hartati Tak Ingin Biarkan Anak Tamat Kuliah Menganggur, Ini Program yang Disiapkan..

datariau.com
1.041 view
Jika Menang Pilkada, Muflihun-Ade Hartati Tak Ingin Biarkan Anak Tamat Kuliah Menganggur, Ini Program yang Disiapkan..
Foto: Ist.
Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru nomor urut 1, Muflihun-Ade Hartati.

PEKANBARU, datariau.com - Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru nomor urut 1, Muflihun-Ade Hartati telah mempersiapkan program untuk para mahasiswa tamat kuliah namun masih menganggur. Program ini untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kota Pekanbaru.

"Besok-besok kita tidak perlu risau lagi kalau anak kita tamat kuliah tapi tak kerja. Kita akan bekerja sama dengan dinas terkait dan membuatkan pelatihan. Tamat pelatihannya akan diberikan modal oleh Pemko Pekanbaru sehingga tidak ada lagi ditemukan anak yang nganggur," kata Muflihun dalam kampanye belum lama ini.

Dari data yang dirinya terima, saat ini banyak warga Pekanbaru penyandang disabilitas yang memiliki keahlian, namun terkendala sarana dan prasarana. Jumlah penyandang disabilitas ini kurang lebih sebanyak 300 Kepala Keluarga.

"Pekanbaru juga banyak saudara kita penyandang disabilitas, mereka pandai urut, pandai pijat tapi mereka tidak punya uang untuk membeli fasilitasnya seperti tempat tidur. Nah bagaimana mengatasinya? Pemko Pekanbatu akan memfasilitasi dengan memberikan bantuan modal khusus untuk kaum disabilitas. Kita memang lebih memperhatikan dan meningkatkan pelayanan dasar. Karena tugas pemerintah itu bagaimana bisa meningkatkan pelayanan dasar di Pekanbaru," terangnya.

Dilanjutkan, jika seorang pemimpin bisa memanusiakan manusia, tidak hanya sekadar berbicara infrastruktur semata.

"Untuk apa bangunan tinggi, untuk apa jalan bagus ternyata masyarakat kita masih banyak belum makan, putus sekolah, sakit tak terobati, pengangguran kian meningkat. Jadi kami bersama buk Ade bersepakat hari ini disamping infrastruktur kami akan mengejar pelayanan dasar di masyarakat tentang pendidikan, kesehatan, keamanan, setelah itu baru infrastruktur," tutupnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)